Matthew McConaughey Buka Suara Soal Karier Akting Sang Putra: Saya Tidak Mendorong ke Arah Mana Pun
Baca dalam 60 detik
- Aktor pemenang Oscar itu menegaskan Levi bebas menentukan jalur kariernya, termasuk di dunia akting yang tengah ia tekuni.
- Levi McConaughey bersiap membintangi film baru berjudul Way of the Warrior Kid, menyusul debutnya di The Lost Bus.
- Sikap orang tua yang suportif namun tidak memaksa menjadi sorotan, sejalan dengan tren pengasuhan modern yang mengedepankan kemandirian anak.

Matthew McConaughey, aktor Hollywood berusia 56 tahun, menegaskan bahwa ia tidak akan memaksa putra sulungnya, Levi, untuk mengikuti jejaknya di industri film. Dalam wawancara terbaru dengan Extra, McConaughey mengungkapkan bahwa keputusan untuk menekuni akting sepenuhnya berada di tangan Levi, yang kini berusia 18 tahun. Sikap ini menunjukkan pendekatan pengasuhan yang mengutamakan kebebasan anak dalam menentukan masa depannya, sebuah nilai yang relevan bagi orang tua di mana pun, termasuk Indonesia.
Levi, yang telah mencoba peruntungan di dunia akting, disebut memiliki banyak minat lain, mulai dari musik hingga kegiatan sekolah. McConaughey mengaku hanya memberikan dukungan berupa sumber daya dan nasihat, tanpa intervensi berlebihan. "Saya tidak mendorongnya ke arah mana pun. Saya hanya mencoba memberinya fasilitas dan beberapa tips di sepanjang jalan," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa ia percaya pada proses alami anak dalam menemukan passion-nya.
Meski demikian, McConaughey tidak menyembunyikan rasa bangganya terhadap perkembangan karier Levi. Ia mengaku antusias menantikan film terbaru Levi yang berjudul Way of the Warrior Kid, yang dijadwalkan rilis pada musim panas atau gugur tahun ini. "Saya sudah menontonnya dan sangat senang film itu bisa dibagikan kepada publik," kata McConaughey. Sebelumnya, ayah dan anak ini sempat beradu peran dalam film drama bertahan hidup The Lost Bus yang tayang pada 2025.
Pengalaman bekerja bersama putranya menjadi momen berharga bagi McConaughey. Ia mengaku banyak memberikan nasihat praktis tentang dunia akting, seperti cara mengelola ekspektasi, mengatasi ketegangan di lokasi syuting, dan tetap rileks agar penampilan terasa natural. "Saya banyak bekerja sama dengan Levi dan mengajarinya tentang hak-hak aktor, apa yang harus dicari, dan bagaimana keluar dari masalah jika merasa terlalu tegang," jelasnya. Nasihat-nasihat ini menjadi bekal berharga bagi Levi yang masih berstatus pelajar.
Fenomena anak selebriti yang merambah dunia hiburan bukan hal baru, tetapi sikap McConaughey yang tidak memaksa menjadi contoh menarik. Di Indonesia, tren serupa juga muncul di kalangan artis, di mana orang tua mulai memberikan kebebasan lebih besar kepada anak-anak mereka untuk memilih karier, meski tetap dengan pengawasan. Psikolog anak menilai pendekatan ini dapat membantu anak mengembangkan kemandirian dan rasa tanggung jawab, meski tetap perlu diimbangi dengan bimbingan yang tepat.
Ke depan, publik tentu menantikan apakah Levi akan serius menekuni akting atau justru memilih jalur lain. McConaughey sendiri tampak membuka peluang apa pun, selama anaknya bahagia dan berkembang. Pertanyaannya, apakah sikap orang tua yang terlalu netral justru bisa membuat anak kehilangan arah? Atau justru inilah cara terbaik untuk menemukan potensi sejati? Hanya waktu yang bisa menjawab, tetapi satu hal yang pasti: dukungan tanpa paksaan adalah fondasi yang kuat bagi tumbuh kembang anak.



