Arsenal Alihkan Incaran ke Osimhen Setelah Alvarez Terkunci di Atletico
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan Galatasaray terkait kemungkinan transfer Victor Osimhen, sebagai alternatif setelah upaya mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid menemui jalan buntu.
- Atletico Madrid menolak tawaran Real Madrid senilai ยฃ128 juta dan menegaskan tidak akan melepas Alvarez dengan harga berapa pun, membuat Arsenal harus mencari opsi lain di lini depan.
- Jika transfer ini terwujud, Arsenal akan mendapatkan penyerang dengan profil berbeda dari Alvarez, namun harus siap mengeluarkan dana besar mengingat kontrak Osimhen di Galatasaray hingga 2029 dengan gaji ยฃ250 ribu per pekan.

Arsenal dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan Galatasaray untuk membahas kemungkinan transfer Victor Osimhen, sebagai alternatif setelah upaya mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid menemui kebuntuan. Langkah ini menjadi sinyal bahwa The Gunners serius memperkuat lini depan mereka musim panas ini, meski harus menghadapi tantangan finansial yang tidak kecil.
Sejak awal bursa transfer, Alvarez memang menjadi target utama Arsenal. Penyerang asal Argentina itu dianggap mampu memecahkan dua masalah sekaligus: menjadi penghuni lini tengah atau bergeser ke sisi kiri tanpa mengurangi intensitas pressing ala Mikel Arteta. Fleksibilitas ini semakin menarik setelah masa depan Gabriel Martinelli di Emirates Stadium mulai dipertanyakan, dengan Galatasaray dikabarkan telah mengajukan tawaran sekitar ยฃ38 juta untuk pemain asal Brasil tersebut.
Namun, jalan menuju Alvarez tidak pernah mulus. Atletico Madrid telah menolak tawaran Real Madrid senilai ยฃ128 juta pada bulan Juni lalu, dan CEO klub, Miguel Angel Gil Marin, secara terbuka menyatakan bahwa tawaran sebesar โฌ100 juta, โฌ150 juta, bahkan โฌ200 juta pun tidak akan diterima. Pernyataan ini menjadi peringatan keras bagi Arsenal, Barcelona, dan klub-klub lain yang mengagumi Alvarez. Dengan kontrak yang masih mengikat hingga 2030, Atletico jelas tidak berniat melepas pemain yang telah menjadi wajah serangan mereka sejak meninggalkan Manchester City pada 2024.
Menghadapi tembok yang sulit ditembus, Arsenal pun mulai melirik opsi lain. Menurut laporan The Telegraph, Arsenal dan Galatasaray telah mengadakan pembicaraan mengenai Osimhen. Hal ini terjadi di tengah negosiasi transfer Martinelli, dengan Ethan Nwaneri juga ikut terlibat dalam pembicaraan, menciptakan jalur komunikasi yang menarik antara kedua klub. Meski belum ada indikasi kesepakatan tukar tambah, pembicaraan ini membuka peluang bagi Arsenal untuk mendapatkan penyerang Nigeria tersebut.
Ketertarikan Arsenal pada Osimhen sebenarnya bukan hal baru. Andrea Berta, direktur olahraga Arsenal, sempat terbang ke Istanbul pada musim semi lalu dan dikabarkan membahas situasi Osimhen setelah menyaksikan pertandingan Galatasaray melawan Fenerbahce. Osimhen menawarkan ancaman yang lebih tradisional di kotak penalti dibandingkan Alvarez, dengan kecepatan eksplosif, kemampuan udara, dan penyelesaian akhir yang mematikan saat menerobos pertahanan lawan.
Namun, tantangan finansial menjadi batu sandungan. Galatasaray telah menginvestasikan dana besar untuk Osimhen dan tampaknya tidak berniat menjualnya dengan harga murah. Klub asal Turki itu bahkan dilaporkan menolak pendekatan verbal dari Al Hilal, klub Arab Saudi, yang menunjukkan bahwa mereka tidak sedang bersiap untuk bernegosiasi. Arsenal, yang sudah memiliki Viktor Gyokeres di lini depan, tampaknya ingin menambah variasi serangan dengan kehadiran Osimhen.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Arsenal ini menarik untuk disimak. Jika transfer Osimhen terwujud, Premier League akan semakin kompetitif, dan hal ini bisa berdampak pada persaingan di papan atas. Selain itu, ketertarikan klub-klub Eropa pada pemain-pemain Afrika seperti Osimhen juga menjadi cermin bagi perkembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang mulai melirik pemain-pemain berkualitas dari benua Afrika.
Dengan bursa transfer yang masih berjalan, keputusan Arsenal selanjutnya akan menjadi sorotan. Apakah mereka akan berhasil mengamankan Osimhen atau beralih ke target lain? Yang jelas, The Gunners tidak ingin mengulang kegagalan musim lalu dalam perburuan gelar, dan perekrutan penyerang kelas dunia menjadi prioritas utama. Pertanyaannya, mampukah mereka memenangkan perlombaan ini di tengah persaingan ketat dan tuntutan finansial yang tinggi?



