Seth Rogen dan Olivia Wilde Bongkar Rahasia Pernikahan demi Film The Invite
Baca dalam 60 detik
- Para pemain The Invite mengadakan sesi diskusi terbuka tentang pernikahan dan seksualitas untuk membangun chemistry sebelum syuting.
- Seth Rogen menilai kejujuran emosional itu membuat film lebih autentik dan relevan dengan kehidupan nyata.
- Olivia Wilde berharap komedi ini bisa menjadi ajang katarsis bagi penonton yang menghadapi dinamika rumah tangga.

Seth Rogen dan Olivia Wilde tidak main-main dalam mempersiapkan film komedi terbaru mereka, The Invite. Sebelum kamera mulai bergerak, para pemain diminta duduk bersama dan membahas secara terbuka pengalaman pribadi mereka tentang pernikahan, hubungan, hingga dinamika seksual—sebuah sesi yang menurut Rogen membuat ikatan antarpemain menjadi sangat intens dalam waktu singkat.
Film yang disutradarai oleh Wilde ini mengisahkan pasangan suami-istri yang tengah menghadapi krisis rumah tangga. Mereka mengundang sepasang tetangga yang bebas dan eksentrik—diperankan oleh Penelope Cruz dan Edward Norton—untuk makan malam, yang justru memicu konflik dan kejujuran yang tak terduga. Rogen, yang berperan sebagai suami, mengungkapkan bahwa pendekatan personal ini sengaja dipilih untuk membuat cerita terasa lebih nyata.
“Kami semua duduk di satu ruangan, membaca naskah, tapi sebagian besar waktu dihabiskan untuk berbicara tentang apa yang membuat pernikahan baik atau buruk, apa itu dinamika seksual yang sehat dan tidak sehat,” ujar Rogen kepada Variety. “Itu menjadi sangat personal dengan sangat cepat karena itulah inti film ini. Saya pikir kejujuran itu membuat film jauh lebih baik, dan banyak dari percakapan itu akhirnya masuk ke dalam film dengan berbagai cara.”
Bagi Wilde, pendekatan ini bukan sekadar strategi akting, melainkan cerminan misi besarnya sebagai sineas. Menurutnya, komedi yang lahir dari pengalaman nyata bisa menjadi medium yang ampuh untuk membuat penonton merasa tidak sendirian. “Percakapan yang muncul dari komedi sebenarnya tentang orang-orang yang mengenali diri mereka sendiri dan tertawa pada hal-hal sulit. Ada rasa katarsis dan lega ketika menyadari bahwa hidup itu berat dan kita semua hanya melakukan yang terbaik,” kata Wilde.
Wilde, yang sebelumnya menyutradarai Don't Worry Darling, mengaku bahwa pengalaman syuting The Invite membuatnya lebih rileks dan percaya diri. Ia berharap bisa lebih banyak lagi memproduksi film komedi di masa depan. “Jika tujuan saya di industri ini adalah mengumpulkan orang-orang yang menyenangkan, menjadi konyol, dan membuat semua orang tertawa, maka saya telah melakukan sesuatu yang berharga,” ujarnya.
Meski film ini belum dijadwalkan tayang di Indonesia, tema yang diangkat—komunikasi pasangan dan kejujuran dalam hubungan—sangat relevan dengan budaya Indonesia yang mulai terbuka terhadap diskusi tentang pernikahan dan seksualitas. Di tengah maraknya konten drama rumah tangga di layar kaca, pendekatan komedi yang segar seperti The Invite bisa menjadi alternatif tontonan yang menghibur sekaligus menggugah refleksi.
Akankah film ini mampu mengubah cara pandang penonton terhadap komedi rumah tangga? Atau justru akan menjadi tontonan ringan yang mudah dilupakan? Yang jelas, Rogen dan Wilde telah membuktikan bahwa kejujuran—bahkan di luar layar—bisa menjadi bahan bakar kreatif yang kuat.



