Piala Dunia Wanita 2023: Fans Diminta Nilai Performa Pemain Lewat Fitur Interaktif BBC
Baca dalam 60 detik
- BBC Sport membuka jajak pendapat daring bagi penonton untuk memberikan rating kepada pemain dalam laga Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia Wanita 2023.
- Fitur ini hanya aktif 30 menit setelah peluit akhir dan memerlukan akun BBC, dengan skor akhir berupa rata-rata dari seluruh partisipan.
- Inisiatif ini menjadi contoh keterlibatan digital yang bisa diadopsi platform olahraga Indonesia untuk meningkatkan interaksi penggemar.

BBC Sport kembali menghadirkan inovasi interaktif bagi penggemar sepak bola wanita. Dalam pertandingan Piala Dunia Wanita 2023 antara Selandia Baru dan Belgia, penonton diberi kesempatan untuk memberikan penilaian terhadap performa para pemain melalui sistem rating berbasis akun pengguna.
Fitur ini dirancang untuk berlangsung singkat: jendela penilaian hanya terbuka selama 30 menit setelah peluit akhir pertandingan. Setiap pengguna yang telah masuk ke akun BBC dapat memberikan skor 1 hingga 10 untuk setiap pemain. Skor akhir yang ditampilkan merupakan rata-rata dari seluruh penilaian yang masuk, memberikan gambaran kolektif tentang persepsi penonton terhadap penampilan individu di lapangan.
Langkah BBC ini menunjukkan tren media olahraga global yang semakin mengedepankan partisipasi audiens. Alih-alih hanya menjadi penonton pasif, penggemar kini diajak menjadi bagian dari proses evaluasi pertandingan. Model serupa telah diterapkan di berbagai liga top Eropa, seperti Premier League yang memiliki fitur 'Man of the Match' berbasis voting penggemar.
Bagi konteks Indonesia, model interaksi seperti ini masih jarang diterapkan oleh platform olahraga lokal. Padahal, dengan tingginya penetrasi media sosial dan antusiasme terhadap sepak bola, fitur rating pemain bisa menjadi daya tarik tersendiri. Misalnya, dalam ajang Liga 1 atau Piala Indonesia, penggemar bisa memberikan penilaian langsung melalui aplikasi resmi liga. Hal ini tidak hanya meningkatkan engagement, tetapi juga memberikan data berharga bagi klub dan penyelenggara.
Namun, tantangan yang perlu diantisipasi adalah potensi manipulasi rating oleh kelompok penggemar fanatik. BBC mengatasi hal ini dengan hanya menampilkan rata-rata dari banyak suara, sehingga satu suara ekstrem tidak terlalu berpengaruh. Selain itu, syarat login akun juga mempersempit kemungkinan voting ganda.
Ke depan, fitur serupa bisa dikembangkan dengan menambahkan kategori penilaian yang lebih spesifik, seperti akurasi umpan, tekel, atau kontribusi gol. Dengan demikian, rating tidak hanya menjadi angka mentah, tetapi juga cerminan performa yang lebih terperinci. Pertanyaannya, akankah platform olahraga Indonesia berani mengadopsi langkah ini untuk mendekatkan diri dengan penggemar?



