Nico Paz Tetap di Como, Real Madrid Kantongi Opsi Tebus €80 Juta
Baca dalam 60 detik
- Real Madrid resmi mengonfirmasi Nico Paz bertahan di Como musim 2026-2027 dengan klausul pembelian kembali senilai €80 juta pada 2027.
- Kesepakatan ini merupakan permintaan pribadi Paz, yang menilai Como sebagai tempat ideal untuk terus berkembang sebelum kembali ke Madrid.
- Como membayar €60 juta untuk mengakuisisi sisa 50 persen hak kontrak Paz, menaikkan nilai total sang pemain menjadi €120 juta.

Nico Paz memutuskan untuk tetap membela Como pada musim 2026-2027, dengan Real Madrid menyematkan opsi pembelian kembali senilai €80 juta yang hanya bisa dieksekusi pada bursa musim panas 2027. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Los Blancos melalui pernyataan resmi, menandai babak baru dalam negosiasi yang telah berlangsung berbulan-bulan antara kedua klub.
Dalam pernyataan yang dirilis Senin (29/6/2026), Real Madrid menegaskan bahwa kesepakatan ini lahir atas permintaan sang pemain sendiri. “Real Madrid C.F., Como 1907, dan Nico Paz telah mencapai kesepakatan agar pemain tetap berada di klub Italia untuk musim 2026-2027,” bunyi pernyataan tersebut. “Perjanjian ini, yang dibuat atas permintaan pemain, juga memberikan Real Madrid opsi pembelian kembali secara sepihak atas hak federatif Nico Paz untuk musim 2027-2028.”
Keputusan Paz untuk bertahan di Como bukan tanpa pertimbangan matang. Melalui akun Instagram pribadinya, gelandang serang Argentina itu mengaku telah melalui pekan-pekan refleksi sebelum memutuskan bahwa Como adalah tempat terbaik bagi kariernya saat ini. “Saya secara pribadi percaya ini adalah keputusan terbaik bagi saya dan Real Madrid, karena ini adalah tahun yang sangat penting di tahap karier saya dan kesempatan unik untuk terus tumbuh sebagai pesepakbola,” tulis Paz.
Kesepakatan ini menjadi penyelesaian dari skema transfer yang rumit. Sebelumnya, Como merekrut Paz dari Real Madrid pada 2024 seharga €6 juta dengan perjanjian bahwa Madrid berhak atas 50 persen biaya penjualan di masa depan, atau opsi pembelian kembali sebesar €9 juta. Namun, opsi itu tidak pernah digunakan. Kedua klub kemudian merundingkan ulang struktur kepemilikan, menghasilkan kesepakatan baru di mana Como membayar €60 juta untuk mengakuisisi sisa 50 persen hak kontrak Paz. Dengan demikian, nilai total sang pemain kini mencapai €120 juta.
Bagi Real Madrid, skema ini memungkinkan mereka memantau perkembangan Paz tanpa harus menanggung beban gaji atau risiko cedera jangka pendek. Jika Paz terus menunjukkan performa impresif di bawah asuhan Cesc Fabregas—yang telah membesutnya selama tiga musim—Madrid dapat mengaktifkan klausul €80 juta pada 2027, jauh di bawah nilai pasar potensialnya. Sebaliknya, jika Paz tidak berkembang seperti diharapkan, Madrid tidak memiliki kewajiban untuk membelinya kembali.
Bagi Como, mempertahankan Paz menjadi investasi jangka pendek yang bernilai. Klub promosi Serie A itu tidak hanya mendapatkan pemain kunci untuk musim depan, tetapi juga potensi keuntungan besar jika Madrid tidak menebusnya. Namun, risiko kehilangan Paz dengan harga di bawah nilai pasar juga mengintai, mengingat klausul pembelian kembali yang relatif rendah dibandingkan valuasi saat ini.
Keputusan Paz untuk bertahan di Como juga menjadi sinyal positif bagi klub-klub Italia yang kerap kehilangan pemain bintang ke raksasa Eropa. Dengan menolak kembali ke Madrid lebih awal, Paz menunjukkan bahwa pengembangan karier jangka panjang lebih diutamakan daripada sekadar bergabung dengan klub besar. Pertanyaannya, akankah langkah ini menjadi preseden bagi pemain muda lain untuk memilih jalur serupa, atau justru sebaliknya?



