Satpam di Korea Selatan Temukan Emas Batangan dalam Rice Cooker Bekas, Dikembalikan ke Keluarga Pemilik
Baca dalam 60 detik
- Seorang satpam berusia 70-an di Geoje, Korea Selatan, menemukan hampir 94 gram emas tersembunyi di dalam rice cooker bekas yang akan dibuang.
- Emas senilai sekitar 19,1 juta won (Rp 230 juta) itu ternyata milik seorang nenek yang baru meninggal, dibuang tanpa sepengetahuan anak-anaknya.
- Tindakan jujur satpam tersebut viral di media sosial dan menuai pujian publik atas integritasnya.

Seorang petugas keamanan di Kota Geoje, Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, mendadak menjadi perbincangan hangat setelah dengan sukarela mengembalikan harta karun berupa emas batangan yang ia temukan di dalam sebuah rice cooker bekas. Temuan yang terjadi pada April lalu itu baru diumumkan Kepolisian Nasional Korea Selatan pada Selasa (23/6) dan langsung menyita perhatian publik.
Kejadian bermula saat satpam yang enggan disebutkan namanya itu tengah memilah sampah daur ulang di kompleks apartemen Okpo-dong pada malam 12 April. Di antara tumpukan barang bekas, ia melihat sebuah rice cooker listrik yang sudah usang. Saat dibuka, di dalamnya terdapat kantong plastik hitam berisi beberapa batang emas, koin, dan sebuah cincin. Total berat logam mulia itu mencapai 25 don atau setara 93,75 gram.
Berdasarkan harga acuan Korea Standard Gold Exchange pada 23 Juni, satu don emas dihargai 763.500 won. Dengan demikian, nilai total temuan tersebut diperkirakan mencapai 19,1 juta won atau sekitar 12.300 dolar AS (Rp 230 juta). Satpam berusia 70-an itu tidak tinggal diam. Keesokan harinya, ia melapor ke kantor polisi setempat dan meminta bantuan untuk mencari pemilik sah barang berharga tersebut.
Polisi kemudian menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi daur ulang dan melakukan penyelidikan lapangan. Hasilnya, emas tersebut ternyata milik seorang wanita lanjut usia yang baru saja meninggal dunia. Anak-anak almarhumah tanpa sengaja membuang rice cooker berisi emas saat membersihkan rumah ibunda mereka. Mereka sama sekali tidak mengetahui bahwa di dalam peralatan dapur itu tersimpan logam mulia peninggalan sang ibu. Polisi akhirnya mengembalikan emas tersebut kepada keluarga.
Kisah ini menjadi viral setelah otoritas kepolisian mengunggah video di kanal YouTube resmi mereka yang memperlihatkan sang satpam membawa rice cooker ke kantor polisi. Warganet ramai memuji kejujuran dan integritas pria paruh baya tersebut. "Dia bisa saja menyimpannya dan tidak akan ada yang tahu. Jika bukan karena dia, keluarga itu mungkin tidak akan pernah menemukan barang berharga milik ibunya," tulis seorang pengguna YouTube. "Dia pahlawan sejati," tambah komentar lainnya.
Fenomena ini mengingatkan pada kasus serupa di Indonesia, seperti penemuan uang atau perhiasan di tempat sampah yang kemudian dikembalikan pemiliknya. Di tengah maraknya berita tentang kejahatan dan ketidakjujuran, tindakan satpam di Geoje menjadi oase moralitas. Pertanyaan yang muncul kemudian: seberapa seringkah harta karun tak terduga justru tersembunyi di barang-barang yang kita anggap tak berguna? Dan, akankah kita memiliki integritas yang sama jika berada di posisinya?



