Kemenangan Tipis Kroasia atas Panama: Budimir Jadi Pahlawan, Modric Cetak Rekor
Baca dalam 60 detik
- Ante Budimir memastikan kemenangan 1-0 Kroasia atas Panama di Piala Dunia 2026, menjaga asa lolos ke babak 16 besar.
- Luka Modric mencatatkan penampilan ke-200 bersama timnas Kroasia, sebuah pencapaian langka yang dirayakan rekan setim.
- Kroasia kini berada di peringkat ketiga Grup L dan akan menghadapi Ghana pada laga berikutnya yang krusial.

Gol tunggal Ante Budimir pada babak kedua memastikan kemenangan tipis 1-0 Kroasia atas Panama di Stadion Toronto, Selasa (23/6/2026), sekaligus menghidupkan kembali peluang tim tersebut untuk melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Laga ini menjadi penentu bagi kedua tim yang sama-sama kalah di pertandingan pembuka.
Kroasia yang tampil dominan sejak awal kesulitan menembus pertahanan rapat Panama. Peluang emas baru tercipta pada menit ke-68 ketika Budimir yang baru masuk sebagai pemain pengganti menyambar umpan silang dari Ivan Perisic. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini membawa Kroasia naik ke peringkat ketiga Grup L dengan tiga poin, tertinggal satu poin dari Inggris yang memuncaki klasemen. Inggris unggul selisih gol atas Ghana yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Panama masih nihil poin dan berada di dasar grup.
"Saya senang bisa mencetak gol pertama di Piala Dunia. Ini penting bagi kami untuk mulai meraih kemenangan dan kembali ke performa terbaik," ujar Budimir usai pertandingan. Striker yang bermain di klub Spanyol itu juga menekankan pentingnya belajar dari kemenangan ini untuk laga-laga selanjutnya.
Di sisi lain, laga ini menjadi spesial bagi kapten Luka Modric yang genap berusia 40 tahun. Ia menjalani caps ke-200 bersama Kroasia, sebuah rekor yang sulit ditandingi. Rekan setimnya mengangkat Modric ke udara sebagai bentuk penghormatan. "Kami bersyukur memiliki kapten seperti Luka. Dia pemain hebat dan pribadi yang luar biasa," puji Budimir.
Bagi Indonesia, performa Kroasia menarik perhatian karena beberapa pemain diaspora Indonesia pernah merumput di Liga Kroasia. Selain itu, gaya bermain Kroasia yang mengandalkan penguasaan bola bisa menjadi referensi bagi pengembangan sepak bola nasional. Tim asuhan Zlatko Dalic akan menghadapi Ghana di Philadelphia pada Sabtu (27/6) dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit.
Inggris yang memuncaki grup dengan empat poin hanya butuh hasil imbang untuk memastikan lolos, sementara Kroasia wajib menang jika ingin menjaga peluang tanpa tergantung hasil laga lain. Pertanyaan besarnya: bisakah Kroasia, yang sempat tampil meyakinkan di Piala Dunia sebelumnya, bangkit kembali dan menembus fase gugur?



