Jepang Bungkam Tunisia 4-0: Ueda Jadi Bintang, Tim Samurai Ukir Sejarah di Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Ayase Ueda mencetak dua gol dan satu assist saat Jepang menggilas Tunisia 4-0 pada laga Piala Dunia 2026, meski tanpa playmaker andalan Takefusa Kubo.
- Kemenangan ini menjadikan Jepang sebagai tim Asia pertama yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia, menandai laga ke-1.000 turnamen.
- Hasil ini membuat Jepang bersaing ketat dengan Belanda di puncak Grup F, sementara Tunisia tersingkir setelah kekalahan kedua.

Jepang menunjukkan ketajaman luar biasa di lini depan saat menghancurkan Tunisia 4-0 dalam laga Piala Dunia 2026 di Monterrey, Sabtu (20/6). Tanpa gelandang kreatif Takefusa Kubo yang cedera, Ayase Ueda tampil gemilang dengan dua gol dan satu assist, membawa Samurai Biru meraih kemenangan bersejarah di pertandingan ke-1.000 sepanjang sejarah Piala Dunia.
Ueda membuka keunggulan pada menit ke-23 memanfaatkan umpang silang dari Junya Ito. Ia kemudian menggandakan skor lewat sundulan di babak kedua, sebelum memberikan umpan matang untuk gol Daichi Kamada. Ito sendiri menutup pesta gol Jepang dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Pertahanan Tunisia benar-benar tak berdaya menghadapi pergerakan cepat dan kombinasi umpang pendek ala Jepang.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Jepang menjadi tim Asia pertama yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia, sebuah pencapaian yang menegaskan kebangkitan sepak bola Asia di panggung global. Pelatih Hajime Moriyasu memuji mentalitas agresif anak asuhnya. "Kami mempersiapkan diri dengan baik dan bermain penuh tekanan. Dukungan suporter Jepang dan Meksiko di stadion juga luar biasa," ujarnya kepada DAZN.
Bagi Tunisia, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Pelatih anyar Herve Renard, yang ditunjuk setelah kekalahan telak dari Swedia, gagal membawa perubahan instan. Tim asal Afrika itu sudah dipastikan tersingkir dengan satu pertandingan tersisa. "Kami masih punya satu laga lagi. Kami di Piala Dunia dan harus tetap fokus. Kami harus profesional sampai akhir," kata Renard mencoba menjaga moral tim.
Persaingan di Grup F memanas. Jepang dan Belanda sama-sama mengantongi 4 poin, dengan Belanda unggul dalam produktivitas gol. Kedua tim akan bertemu di laga pamungkas untuk memperebutkan posisi puncak. Sementara itu, Tunisia hanya bisa menjadi penonton setelah dua kekalahan.
Bagi Indonesia, performa Jepang ini menjadi cermin betapa jauhnya jarak dengan negara tetangga. Timnas Indonesia masih berjuang untuk sekadar lolos ke Piala Asia, sementara Jepang sudah menjadi langganan Piala Dunia dan kini mencatat sejarah baru. Keberhasilan Jepang mengembangkan talenta seperti Ueda, Ito, dan Kamada patut menjadi pelajaran bagi pengembangan sepak bola di Tanah Air. Pertanyaannya, kapan Indonesia bisa mengikuti jejak Samurai Biru?
Dengan satu laga tersisa, Jepang berpeluang besar melaju ke babak 16 besar. Moriyasu menegaskan timnya tidak akan mengendurkan tekanan. "Kami akan bermain untuk menang melawan Belanda. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa sepak bola Asia bisa bersaing dengan yang terbaik," tutupnya.



