Ethereum Classic Melonjak 6%: Spekulasi Listing Baru Picu Aksi Borong
Baca dalam 60 detik
- Harga Ethereum Classic (ETC) naik 6% dalam 24 jam terakhir didorong oleh spekulasi pencatatan di bursa baru, mengungguli pasar kripto yang cenderung flat.
- Voting komunitas untuk listing ETC di platform Moonshot V2 Launchpad pada 19 Juni memicu volume perdagangan melonjak 55% dan optimisme investor ritel.
- Data portofolio menunjukkan 35% investor kaya kini memegang ETC, menandakan pergeseran modal ke aset likuid di tengah volatilitas pasar.

Ethereum Classic (ETC) mencatatkan kenaikan harga 6% dalam 24 jam terakhir menjadi 7,64 dolar AS, melesat jauh di atas rata-rata pasar kripto yang hanya bergerak tipis. Lonjakan ini dipicu oleh spekulasi kuat bahwa aset digital tersebut akan segera tercatat di bursa baru, sebuah skenario yang kerap memicu aksi beli di kalangan trader.
Antusiasme pasar mulai terasa setelah panel voting komunitas untuk listing ETC di Moonshot V2 Launchpad aktif pada 19 Juni. Platform ini memungkinkan pengguna memberikan suara secara langsung, dan hasilnya akan menentukan apakah ETC resmi diperdagangkan di sana. Dalam hitungan jam, volume transaksi ETC melonjak 55%, menandakan minat spekulatif yang tinggi.
Fenomena ini merupakan contoh klasik "buy the rumour, sell the news", di mana para pedagang berlomba mengantisipasi kenaikan aksesibilitas dan visibilitas aset setelah listing resmi. Menurut analis pasar, langkah ini juga mencerminkan strategi defensif investor besar di tengah ketidakpastian ekonomi global. Data portofolio terkini menunjukkan bahwa 35% dari akun investor kaya yang dilacak kini menyimpan ETC, menjadikannya aset paling populer kelima setelah Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Solana.
Pergerakan harga ETC saat ini juga dipengaruhi oleh sentimen "flight to liquidity", di mana modal cenderung mengalir ke aset dengan pasar yang dalam dan risiko eksekusi rendah. Kondisi ini terjadi ketika pasar kripto secara keseluruhan tertekan, dengan kapitalisasi pasar turun ke 2,15 triliun dolar AS akibat pelemahan Bitcoin, Ethereum, dan XRP. Dalam situasi seperti ini, aset seperti ETC yang memiliki likuiditas memadai menjadi pilihan menarik bagi investor yang ingin mengurangi risiko.
Dari sisi teknikal, harga ETC saat ini menguji titik pivot di 7,47 dolar AS dan menghadapi resistensi kuat di level Fibonacci 61,8% pada 7,80 dolar AS. Analis memperkirakan bahwa jika berhasil menembus dan bertahan di atas 7,80 dolar AS, momentum bullish akan terkonfirmasi. Sebaliknya, jika gagal dan turun di bawah support 7,20 dolar AS, tren kenaikan bisa berbalik dan mengincar level terendah sebelumnya di 6,46 dolar AS.
Bagi investor Indonesia, pergerakan ETC ini patut dicermati mengingat komunitas kripto di Tanah Air cukup aktif dalam voting listing dan perdagangan altcoin. Meski belum ada bursa lokal yang secara resmi mendaftarkan ETC, minat terhadap aset ini terus tumbuh seiring dengan meningkatnya literasi digital. Namun, perlu diingat bahwa spekulasi semacam ini mengandung risiko tinggi, terutama jika hasil voting tidak sesuai harapan.
Ke depan, nasib ETC sangat bergantung pada hasil voting Moonshot V2 Launchpad dan kemampuan harga bertahan di atas level kunci. Apakah momentum ini akan berlanjut atau justru berbalik arah? Jawabannya akan diketahui dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan pengumuman resmi dari platform tersebut.


