Pi Network Anjlok ke $0,128, Spekulasi Listing di Binance Tak Kunjung Terbukti
Baca dalam 60 detik
- Harga Pi Network merosot 5,12% dalam 24 jam ke level $0,128, di tengah tekanan pasar kripto yang meluas dan likuiditas tipis.
- Volume perdagangan melonjak 90% menjadi $11,43 juta, namun aksi jual masih mendominasi karena sentimen risk-off dan dominasi Bitcoin yang naik ke 58,41%.
- Spekulasi listing di Binance menjelang acara Pi2Day pada 28 Juni belum terkonfirmasi, meski RSI bulanan yang oversold membuka peluang rebound.

Pi Network kembali menjadi sorotan setelah harganya jatuh ke level terendah dalam sepekan, menembus ambang psikologis $0,1300 dan diperdagangkan di $0,128 pada Selasa (25/6). Penurunan 5,12% dalam 24 jam ini tidak hanya lebih dalam dibandingkan rata-rata pasar, tetapi juga memperpanjang kerugian mingguan menjadi 4,5%.
Pelemahan ini terjadi saat total kapitalisasi pasar kripto terkoreksi 2,92% menjadi $2,14 triliun, dengan indeks Fear & Greed berada di angka 20โmenandakan ketakutan ekstrem di kalangan investor. Pi Network, yang memiliki beta tinggi di atas 1, bergerak lebih volatil ketimbang aset kripto lainnya dalam lingkungan risk-off seperti saat ini.
Menurut data dari sejumlah bursa, volume perdagangan Pi melonjak 90% dalam sehari menjadi $11,43 juta. Namun, lonjakan ini justru mencerminkan aksi jual besar-besaran, bukan minat beli yang kuat. Analis menilai likuiditas yang tipis membuat pergerakan harga Pi semakin rentan terhadap tekanan sentimen pasar makro.
Dominasi Bitcoin yang terus menguat ke 58,41% menjadi sinyal bahwa investor cenderung beralih ke aset yang lebih aman, meninggalkan altcoin seperti Pi. Dalam kondisi ini, pergerakan harga Pi lebih ditentukan oleh arus modal makro ketimbang perkembangan fundamental proyek. Support terdekat berada di $0,125; jika gagal bertahan, harga berpotensi turun ke $0,12. Sebaliknya, jika muncul minat beli di level tersebut, koreksi teknis bisa mendorong harga kembali ke $0,135.
Di tengah tekanan jual, perhatian komunitas mulai tertuju pada acara Pi2Day yang akan digelar pada 28 Juni. Beredar spekulasi bahwa tim inti Pi Network akan mengumumkan pembaruan besar, termasuk kemungkinan listing di Binanceโbursa kripto terbesar dunia. Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor ini cukup untuk menjaga optimisme sebagian investor. Analis teknikal mencatat bahwa RSI bulanan Pi berada di wilayah oversold, yang secara historis sering menjadi awal pemulihan harga jika diikuti sentimen positif.
Bagi pelaku pasar di Indonesia, pergerakan Pi Network patut dicermati mengingat basis pengguna yang cukup besar di Tanah Air. Meski proyek ini sempat menuai kontroversi terkait model penambangan di ponsel, popularitasnya tetap tinggi. Jika listing di Binance benar-benar terjadi, dampaknya bisa signifikan terhadap likuiditas dan adopsi Pi di Indonesia. Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian jadwal maupun negosiasi resmi antara Pi Core Team dan Binance.
Ke depan, skenario terbaik bagi Pi adalah munculnya katalis positif dari Pi2Day yang mampu mematahkan tren bearish. Sebaliknya, jika tidak ada pengumuman signifikan, tekanan jual bisa berlanjut dan menguji support $0,12. Pertanyaan yang kini mengemuka: akankah spekulasi listing Binance menjadi kenyataan, atau hanya sekadar isu yang meredup seiring waktu?



