Piala Dunia 2026: Inggris vs Kroasia, Tiket dan Prediksi Line-up Tuchel
Baca dalam 60 detik
- Thomas Tuchel memulai era baru bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, dengan laga perdana melawan Kroasia di Grup L.
- Pertandingan ini menjadi ajang revans bagi The Three Lions setelah kekalahan semifinal 2018, sekaligus ujian awal bagi skuad asuhan Tuchel.
- Dengan format baru yang memberi peluang lolos bagi peringkat ketiga grup, Inggris diunggulkan melaju mulus meski Kroasia tetap ancaman serius.

Thomas Tuchel resmi memegang kendali Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026, dan ujian pertamanya langsung berat: menghadapi Kroasia di laga pembuka Grup L. Pertandingan yang akan digelar di Amerika Serikat ini bukan sekadar duel biasa, melainkan ajang revans bagi The Three Lions setelah kekalahan menyakitkan di semifinal 2018 silam.
Tuchel, yang ditunjuk menggantikan Gareth Southgate, diharapkan mampu membawa Inggris melangkah lebih jauh setelah dua kali gagal di final Euro. Namun, lawatan ke Kroasia—meski bukan tim terkuat saat ini—tetap menyimpan kenangan pahit. Selain kekalahan di Rusia 2018, Inggris juga pernah tersingkir dari Euro 2008 setelah kalah dari Kroasia di kandang sendiri. Catatan head-to-head secara keseluruhan memang masih berpihak pada Inggris (enam kemenangan, tiga kekalahan, dua imbang), termasuk dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam tiga pertemuan terakhir pasca-2018.
Yang menarik, Tuchel diprediksi akan melakukan rotasi besar-besaran di fase grup. Legenda sepak bola Michael Owen bahkan memperkirakan Harry Kane hanya akan bermain 45 menit per laga untuk menjaga kebugaran. Debat juga muncul di lini tengah: Jude Bellingham atau Morgan Rogers yang akan mengisi posisi gelandang serang? Sementara itu, kondisi kebugaran Bukayo Saka masih menjadi tanda tanya. Jika Saka belum fit, Noni Madueke dan Anthony Gordon berpeluang mengisi sisi sayap. Di lini belakang, Reece James, Marc Guehi, dan Ezri Konsa diproyeksikan menjadi tembok kokoh di depan Jordan Pickford.
Kroasia sendiri bukanlah lawan yang bisa diremehkan, meski skuad mereka saat ini dihuni pemain-pemain senior seperti Luka Modric dan Ivan Perisic yang sudah melewati puncak karier. Namun, pengalaman mereka di turnamen besar tetap menjadi ancaman. Bagi Inggris, kemenangan atas Kroasia akan menjadi pernyataan dominasi sekaligus pelepas tekanan di sisa laga grup melawan Ghana dan Panama—dua lawan yang secara teori lebih mudah ditaklukkan.
Format baru Piala Dunia 2026 yang memperbolehkan tim peringkat ketiga lolos ke fase gugur membuat Grup L terlihat aman bagi Inggris. Namun, Tuchel tentu tak ingin hanya sekadar lolos. Ia ingin membangun momentum sejak awal. Pertanyaannya, mampukah racikan taktik pelatih asal Jerman itu mengatasi trauma masa lalu dan membawa The Three Lions tampil konsisten? Jawabannya akan mulai terlihat saat kick-off melawan Kroasia.



