Bidik Gelandang West Ham, Manchester United Siapkan Tawaran Resmi
Baca dalam 60 detik
- Setan Merah mengalihkan incaran ke Mateus Fernandes setelah harga Elliot Anderson dinilai terlalu mahal.
- Agen pemain asal Portugal itu telah menjalin komunikasi resmi dengan pihak klub Old Trafford.
- West Ham yang terdegradasi ke Championship membuat posisi tawar mereka melemah di bursa transfer.
Manchester United semakin serius memburu gelandang anyar setelah mengetahui harga yang dipatok Nottingham Forest untuk Elliot Anderson di luar jangkauan. Kini, nama Mateus Fernandes dari West Ham United muncul sebagai target utama, dengan agen sang pemain dikabarkan telah menjalin kontak resmi dengan manajemen Setan Merah.
Menurut laporan jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano, Manchester United telah memulai pembicaraan dengan perwakilan Fernandes untuk mempersiapkan tawaran resmi ke West Ham. “Manchester United sudah berkomunikasi resmi dengan agen pemain. Mereka telah memulai diskusi untuk menyusun tawaran kepada West Ham,” ujar Romano dalam kanal YouTube-nya. Langkah ini diambil setelah United menganggap banderol Anderson yang disebut-sebut melebihi 100 juta poundsterling terlalu tinggi, apalagi setelah Manchester City ikut cawe-cawe.
Fernandes, gelandang berusia 21 tahun asal Portugal, menjadi sorotan setelah musim lalu mencatatkan tiga gol dan empat assist di Premier League. Namun, kelebihannya justru terletak pada kemampuan bertahan: rata-rata 2,9 tekel per laga, lebih tinggi dari pemain mana pun di skuad United musim lalu. Gaya bermainnya yang lincah dalam merebut bola dan memulai serangan balik dianggap cocok dengan kebutuhan lini tengah Setan Merah yang kerap kehilangan keseimbangan.
West Ham sendiri berada dalam posisi lemah setelah dipastikan terdegradasi ke Championship. Meski demikian, The Hammers diperkirakan tetap membanderol Fernandes di kisaran 80 juta poundsterling. Namun, dengan status klub yang kini berada di divisi kedua, tekanan untuk melepas pemain bintangnya semakin besar. Situasi ini bisa menjadi peluang bagi United untuk menawar lebih rendah, meski tetap harus bersaing dengan klub lain yang juga memantau situasi.
Menariknya, pergerakan United ini terjadi di tengah potensi perputaran gelandang di beberapa klub. Atalanta, yang sebelumnya melepas Ederson ke Manchester United, dikabarkan mengincar Nicolò Savona dari Nottingham Forest sebagai pengganti. Jika Savona hengkang, Forest dipastikan akan semakin keras menahan Anderson, yang membuat harga pemain internasional Inggris itu semakin melambung. Bagi United, Fernandes menjadi opsi yang lebih realistis secara finansial dan taktis.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik karena menunjukkan bagaimana dinamika bursa pemain bisa berubah drastis akibat faktor degradasi. West Ham yang musim lalu masih berlaga di Premier League kini harus rela melepas bintangnya dengan harga di bawah potensi pasar. Situasi serupa pernah terjadi di Liga Indonesia ketika klub-klub besar terdegradasi dan kehilangan pemain kuncinya dengan harga murah. Ke depan, keputusan United akan menjadi indikator apakah mereka serius membangun kembali lini tengah atau sekadar mencari solusi jangka pendek.
Dengan jendela transfer musim panas yang masih terbuka, langkah Manchester United selanjutnya akan dinantikan. Apakah mereka akan segera mengajukan tawaran resmi atau justru mengalihkan incaran ke nama lain? Yang jelas, perburuan gelandang di Old Trafford belum usai.



