Arsenal Siapkan Dana Rp1,1 Triliun untuk Rekrut Bintang Muda Lille Ayyoub Bouaddi
Baca dalam 60 detik
- Arsenal telah menjalin komunikasi dengan perwakilan gelandang Lille, Ayyoub Bouaddi, selama tiga tahun terakhir.
- Lille mematok harga sekitar ยฃ60 juta (Rp1,1 triliun) untuk pemain berusia 18 tahun itu, yang bisa menjadi rekor termahal untuk usianya.
- Direktur Olahraga Arsenal, Andrea Berta, secara pribadi memimpin upaya perekrutan Bouaddi di tengah persaingan ketat dengan PSG, Liverpool, dan Manchester City.

Arsenal tidak hanya memburu penyerang baru. Klub asal London Utara itu juga telah menyusun rencana jangka panjang di lini tengah dengan membidik salah satu talenta muda paling bersinar di Eropa: Ayyoub Bouaddi. Gelandang Lille yang baru berusia 18 tahun itu sudah menjadi incaran The Gunners sejak tiga tahun lalu, dan kini langkah konkret mulai diambil.
Menurut laporan Graeme Bailey dari TEAMtalk, Arsenal telah menjalin komunikasi intensif dengan perwakilan Bouaddi. Ketertarikan yang sudah berlangsung lama ini menunjukkan betapa seriusnya klub asuhan Mikel Arteta merekrut pemain yang juga memperkuat Timnas Maroko tersebut. Bouaddi dinilai memiliki kualitas teknis, kedewasaan dalam menguasai bola, dan kecerdasan taktis yang langka untuk seusianya.
Penampilan impresif Bouaddi di Piala Dunia 2026, saat Maroko menahan imbang Brasil 1-1, semakin menaikkan pamornya. Ia menjadi salah satu gelandang muda paling menonjol di Eropa, sehingga tak heran jika banyak klub raksasa ikut meminatinya. Paris Saint-Germain, Liverpool, dan Manchester City disebut-sebut sebagai pesaing utama Arsenal dalam perburuan tanda tangan pemain yang dijuluki 'bakat istimewa' ini.
Harga yang dipatok Lille menjadi batu sandungan terbesar. Angka ยฃ60 juta dianggap sangat tinggi untuk pemain seusia Bouaddi. Bahkan, jika transfer jadi terealisasi, ia akan menjadi pemain termahal yang pernah direkrut pada tahap karier tersebut. Namun, Arsenal tampaknya tidak gentar. Direktur Olahraga Andrea Berta, yang baru bergabung, disebut 'bertekad' untuk memenangkan persaingan ini. Berta telah menjadi motor penggerak strategi rekrutmen klub dan siap beradu argumen dengan PSG yang merupakan juara Eropa.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Arsenal ini menarik untuk dicermati. Jika transfer Bouaddi berhasil, ia akan menjadi contoh bagaimana klub top Eropa membangun skuad dengan investasi jangka panjang pada pemain muda. Ini juga bisa menjadi sinyal bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, untuk lebih berani merekrut talenta muda potensial meski dengan biaya tinggi. Persaingan ketat antara Arsenal, PSG, Liverpool, dan Manchester City juga menunjukkan betapa sengitnya bursa transfer pemain muda saat ini.
Langkah Arsenal selanjutnya akan menentukan. Setelah tiga tahun menjalin hubungan, kini saatnya meyakinkan Bouaddi bahwa proyek Arsenal lebih menjanjikan dibanding tawaran dari klub lain. Dengan Berta yang memimpin langsung dan Arteta yang terus membangun tim masa depan, The Gunners diprediksi akan terus berupaya hingga titik terakhir. Akankah Arsenal berhasil mengamankan tanda tangan 'bakat istimewa' ini, atau justru kehilangan pesaing? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan.



