Newcastle Bidik James Trafford: Kiper Muda yang Haus Menit Bermain
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United kembali mengincar James Trafford, kiper Manchester City yang hanya tampil empat kali di Premier League musim lalu.
- Manajer Eddie Howe butuh tambahan amunisi di lini belakang setelah kehilangan Anthony Gordon dan terancam ditinggal Lewis Hall.
- Trafford, yang pernah bersinar di Burnley, diyakini cocok dengan sistem Newcastle dan bisa menjadi investasi jangka panjang.

Newcastle United dikabarkan kembali melirik James Trafford, kiper muda milik Manchester City yang minim menit bermain musim lalu. Langkah ini menjadi bagian dari rencana besar manajer Eddie Howe untuk merombak skuad setelah kehilangan gelar Eropa dan ditinggal Anthony Gordon ke Barcelona.
Menurut laporan Northern Echo, Trafford yang berusia 23 tahun tertarik untuk berdiskusi dengan pihak St. James' Park. Padahal, sebelumnya ia menolak tawaran Newcastle demi bergabung dengan City dari Burnley dengan rekor transfer £31 juta. Namun, setelah hanya tampil empat kali di Premier League dan menjadi pelapis Gianluigi Donnarumma, kiper timnas Inggris itu merasa perlu mencari tantangan baru.
City dipastikan tidak akan melepas Trafford dengan harga murah. Sumber menyebutkan bahwa The Citizens mematok banderol minimal £40 juta. Angka ini tentu tidak ringan bagi Newcastle yang juga harus berbenah di beberapa sektor lain, termasuk lini depan dan tengah.
Trafford bukan nama asing bagi penggemar sepak bola Inggris. Saat dipinjamkan ke Burnley di Championship, ia tampil gemilang dengan menjadi tulang punggung pertahanan solid asuhan Scott Parker. Kiper yang disebut Parker sebagai "world-class" itu sukses membawa Burnley juara liga dan mencatat persentase penyelamatan tertinggi di divisi kedua. Performa impresif itulah yang membuat City merekrutnya kembali, meski akhirnya hanya menjadi cadangan.
Kedatangan Trafford tidak serta-merta berarti Newcastle harus melepas Lewis Hall. Bek kiri yang disebut rekan setimnya, Kieran Trippier, memiliki "semua atribut untuk menjadi bek kiri terbaik dunia" itu justru bisa menjadi tandem tangguh di lini belakang. Hall, yang sempat bersinar di Liga Champions melawan Barcelona, tengah diincar Chelsea dan Manchester United. Namun, Newcastle bertekad mempertahankan pemain berharga £70 juta tersebut.
Menariknya, nasib Hall dan Trafford memiliki kesamaan. Keduanya sama-sama pemain muda Inggris yang sempat terpinggirkan di klub besar. Hall dijual Chelsea sebelum mendapat kesempatan reguler, sementara Trafford hanya menjadi pelapis di City. Jika bergabung, Trafford bisa mengikuti jejak Hall yang berhasil membuktikan diri setelah pindah ke Newcastle.
Bagi Newcastle, merekrut Trafford adalah langkah strategis. Selain usianya yang masih muda, ia memiliki distribusi bola yang percaya diri dan refleks yang tajam—kualitas yang dibutuhkan dalam skema permainan Eddie Howe. Namun, dengan harga £40 juta, keputusan ini tetap berisiko mengingat Trafford belum terbukti konsisten di level tertinggi.
Pertanyaannya, apakah Newcastle berani menggelontorkan dana besar untuk kiper yang minim pengalaman di Premier League? Atau justru ini adalah investasi jangka panjang yang akan membayar lunas di masa depan? Musim panas ini akan menjadi jawabannya.



