Elkan Baggott Bertahan di Ipswich Town untuk Premier League, Bolton Wanderers Justru Dianggap Tempat Ideal
Baca dalam 60 detik
- Ipswich Town mempertahankan Elkan Baggott untuk musim Premier League 2026/2027, dengan kontrak hingga 2028.
- Media Inggris Inside BL6 menilai Baggott sebagai rekrutan ideal Bolton Wanderers, memberi skor 8/10 untuk kelayakan transfer.
- Jika Baggott debut di Premier League, ia akan menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di kasta tertinggi Inggris.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5538339/original/022640000_1774513107-20260326IQ_Preskon_Timnas_Indonesia-05.jpg)
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, dipastikan tetap berseragam Ipswich Town untuk musim Premier League 2026/2027 setelah klub promosi dari Championship. Namun, di tengah kepastian itu, media Inggris justru menilai bahwa Baggott lebih cocok bergabung dengan Bolton Wanderers, klub kasta kedua Liga Inggris.
Ipswich Town mengumumkan daftar pemain yang dipertahankan pada Senin (15/6/2026), dengan 15 nama termasuk Baggott yang masih terikat kontrak hingga Juni 2028. Keputusan ini diambil meski pemain berusia 23 tahun itu minim menit bermain di tim utama. Sepanjang karier seniornya di Ipswich, Baggott baru mencatat sembilan penampilan dengan total 644 menit, tersebar di EFL Trophy, League One, Carabao Cup, dan Piala FA.
Di sisi lain, media olahraga Inggris, Inside BL6, memasukkan Baggott ke dalam daftar calon rekrutan potensial untuk Bolton Wanderers. Mereka memberikan nilai 8 dari skala 10 untuk kelayakan transfer sang pemain. "Dengan tinggi 193 cm, Baggott akan menambah kekuatan fisik di lini pertahanan Bolton sekaligus masih memiliki ruang untuk berkembang," tulis Inside BL6. Mereka menambahkan bahwa pengalaman Baggott di EFL melalui masa peminjaman membuatnya tetap menjadi pemain dengan potensi besar.
Keputusan Ipswich mempertahankan Baggott menunjukkan kepercayaan klub terhadap potensinya, meski ia lebih sering dipinjamkan. Manajemen Ipswich memperpanjang kontrak Baggott pada Agustus 2025, menandakan bahwa mereka melihatnya sebagai aset jangka panjang. Namun, dengan promosi ke Premier League, persaingan di lini belakang semakin ketat. Baggott harus bersaing dengan pemain berpengalaman seperti Ben Davies yang baru didatangkan.
Bagi Baggott, musim 2026/2027 menjadi peluang emas untuk merasakan atmosfer Premier League. Jika ia berhasil debut, ia akan menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di kasta tertinggi Liga Inggris, mengikuti jejak Jay Idzes di Serie A (Venezia) dan Kevin Diks di Bundesliga (Borussia Mรถnchengladbach). Prestasi ini tentu akan menjadi kebanggaan bagi sepak bola Indonesia.
Namun, spekulasi tentang kepindahan ke Bolton Wanderers tetap mengemuka. Bolton yang bermain di League One (kasta ketiga) atau Championship (kasta kedua) musim depan bisa memberikan menit bermain lebih konsisten bagi Baggott. Inside BL6 menilai bahwa dengan kehadiran Ben Davies yang membawa pengalaman, Baggott bisa menjadi pilihan muda yang ideal untuk melengkapi barisan pertahanan Bolton.
Pertanyaan besarnya: apakah Baggott akan memilih bertahan di Ipswich untuk mengejar mimpi Premier League, atau justru pindah ke klub yang lebih memberinya kesempatan bermain? Keputusan ini akan menentukan langkah selanjutnya dalam karier pemain Timnas Indonesia tersebut.



