McTominay Pulih Tepat Waktu: Skotlandia Siap Hadapi Haiti di Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Scott McTominay dinyatakan fit setelah gangguan pencernaan dan akan tampil saat Skotlandia melawan Haiti di laga perdana Piala Dunia.
- Gelandang Napoli itu menjadi ikon baru Skotlandia berkat gol-gol krusialnya, termasuk overhead kick yang mengantarkan tim lolos ke putaran final.
- Pelatih Steve Clarke menekankan kekuatan kolektif tim, sementara kapten Andy Robertson memuji mentalitas dan keserbagunaan McTominay.
Scott McTominay, gelandang serang andalan Skotlandia, dipastikan tampil dalam laga pembuka Piala Dunia melawan Haiti akhir pekan ini setelah pulih dari gangguan pencernaan yang sempat mengkhawatirkan para pendukung. Kepastian itu disampaikan langsung oleh pelatih Steve Clarke pada Jumat waktu setempat, meredakan kekhawatiran publik yang sudah menanti-nanti penampilan perdana timnya di turnamen global setelah 28 tahun absen.
McTominay, yang kini membela Napoli, harus menjalani perjalanan terpisah dari rekan setimnya menuju Boston untuk meminimalkan risiko penularan virus. Namun, keikutsertaannya dalam sesi latihan penuh sehari menjelang pertandingan menjadi sinyal positif. Pemain berusia 29 tahun itu telah menjadi figur sentral dalam kebangkitan Skotlandia, terutama setelah gol spektakulernya berupa tendangan salto saat mengalahkan Denmark di laga kualifikasi yang menentukan. Gol tersebut bahkan diabadikan dalam mural raksasa di Glasgow.
Kapten tim, Andy Robertson, memuji perkembangan McTominay yang luar biasa. Menurut Robertson, McTominay memulai karier internasionalnya sebagai bek tengah, lalu beradaptasi menjadi gelandang bertahan, gelandang serang, hingga kini menjadi mesin gol. โKeputusannya meninggalkan Manchester United dan pindah ke Italia adalah langkah berani, dan ia berhasil menjadi pemain terbaik di liga. Mentalitasnya luar biasa,โ ujar Robertson. Ia juga menambahkan bahwa McTominay adalah salah satu pemimpin di ruang ganti yang banyak membantunya.
Meski McTominay menjadi sorotan, pelatih Steve Clarke menegaskan bahwa kekuatan tim terletak pada kolektivitas. โSaya memiliki 26 pemain superstar di sini. Kami membangun segalanya selama tujuh tahun terakhir berdasarkan semangat tim. Kami senang dengan kemampuan Scott, tetapi kami membutuhkan 15 pemain lain untuk memberikan kontribusi yang sama jika ingin sukses di turnamen ini,โ kata Clarke. Ia juga mewaspadai ancaman Haiti yang memiliki pemain-pemain dinamis di lini depan.
Bagi Indonesia, perjalanan Skotlandia di Piala Dunia ini bisa menjadi inspirasi tentang bagaimana sebuah tim bangkit setelah lama absen. Kehadiran pemain seperti McTominay yang berani pindah ke liga asing dan berkembang menjadi bintang global juga relevan dengan upaya pemain Indonesia yang merantau ke Eropa. Pertanyaan besarnya: bisakah Skotlandia memanfaatkan momentum ini untuk melangkah jauh, atau justru Haiti akan menjadi batu sandungan pertama?



