Darwin Nunez vs Vlahovic: Newcastle Siapkan Gebrakan di Bursa Transfer
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United tengah mengincar Darwin Nunez yang akan hengkang dari Al Hilal secara gratis, setelah sebelumnya gagal total menggantikan Alexander Isak.
- Dusan Vlahovic juga masuk radar, tetapi tuntutan gajinya yang tinggi dan minimnya pengalaman di Premier League menjadi batu sandungan.
- Kedua pemain tersedia gratis musim panas ini, memberi peluang emas The Magpies memperbaiki lini depan yang tumpul musim lalu.

Newcastle United dikabarkan serius memburu Darwin Nunez, penyerang Uruguay yang akan meninggalkan Al Hilal dengan status bebas transfer, sebagai solusi atas krisis gol yang menghantam St James' Park musim lalu. Langkah ini menjadi prioritas setelah lini depan The Magpies hanya mampu mencetak sembilan gol dari dua penyerang utamanya sepanjang 2025/26, membuat tim finis di peringkat ke-12 Premier League.
Kehilangan Alexander Isak pada musim panas 2025 menjadi pukulan telak bagi Eddie Howe. Penyerang Swedia itu menyumbang 23 gol liga di musim sebelumnya, dan penggantinya—Nick Woltemade serta Yoane Wissa—gagal total dengan koleksi gol yang minim. Akibatnya, Newcastle terlempar dari zona Eropa dan kini harus memikirkan ulang strategi rekrutmen mereka.
Dua nama besar muncul sebagai kandidat utama: Dusan Vlahovic yang akan habis kontraknya dengan Juventus pada 30 Juni, dan Darwin Nunez yang telah mencapai kesepakatan mutual untuk memutus kontrak di Al Hilal. Keduanya tersedia gratis, namun pilihan jatuh pada siapa yang lebih cocok dengan kebutuhan taktis Howe.
Menurut laporan TEAMtalk, Newcastle sudah menjalin komunikasi dengan perwakilan Nunez dan meminta untuk terus diinformasikan mengenai masa depannya. Mantan klubnya, Liverpool, juga tertarik membawanya kembali ke Anfield, bersama setidaknya lima klub Premier League lainnya. Persaingan ketat ini membuat The Magpies harus bergerak cepat jika ingin mengamankan tanda tangan pemain berusia 26 tahun tersebut.
Di sisi lain, Vlahovic memang menjadi incaran sejak musim panas lalu, tetapi tuntutan gajinya yang selangit membuat manajemen Newcastle berpikir ulang. Minimnya pengalaman striker Serbia itu di Premier League juga menjadi kekhawatiran tersendiri. Sebaliknya, Nunez sudah membuktikan kemampuannya di Inggris bersama Liverpool, termasuk catatan dribel sukses 46% yang lebih unggul dari Vlahovic, serta keunggulan dalam duel udara.
Legenda Uruguay, Luis Suarez, bahkan pernah menjuluki Nunez sebagai "salah satu striker terbaik di dunia" setelah performa impresifnya di musim 2024/25. Statistik menunjukkan Nunez memiliki rasio gol per menit yang lebih baik dibanding Vlahovic pada musim tersebut, menjadikannya opsi yang lebih menjanjikan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Isak.
Bagi Newcastle, kesempatan mendapatkan pemain sekaliber Nunez secara gratis adalah peluang yang tak boleh disia-siakan. Apalagi setelah kegagalan rekrutmen musim lalu yang membuat mereka terpuruk. Jika Howe ingin kembali bersaing di papan atas dan merebut tiket Liga Champions, merekrut Nunez ketimbang Vlahovic bisa menjadi keputusan yang menentukan.
Pertanyaannya, mampukah Newcastle memenangkan perburuan melawan Liverpool dan klub-klub lain yang juga mengincar jasa Nunez? Ataukah mereka akan kembali gagal dan harus puas dengan opsi kedua? Musim panas ini akan menjadi ujian nyata bagi ambisi The Magpies.



