Arsenal Siapkan Dana Rp2,5 Triliun untuk Rekrut Julian Alvarez
Baca dalam 60 detik
- Arsenal memimpin perburuan Julian Alvarez setelah tawaran Real Madrid senilai β¬150 juta ditolak Atletico Madrid.
- Klub London Utara itu menjadikan Alvarez sebagai prioritas utama untuk memperbaiki lini serang yang mandek di musim lalu.
- Atletico Madrid lebih memilih menjual Alvarez ke Arsenal daripada ke rival sekota demi menghindari penguatan lawan langsung.

Arsenal dikabarkan berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Julian Alvarez dari Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas ini. Klub asal London Utara itu siap mengeluarkan dana sekitar β¬150 juta atau setara Rp2,5 triliun demi memboyong penyerang Argentina berusia 26 tahun tersebut, menurut laporan media Spanyol AS.
Langkah Arsenal ini muncul setelah tawaran dari Real Madrid dengan nominal yang sama ditolak mentah-mentah oleh Atletico. Los Rojiblancos, yang enggan memperkuat rival sekota, justru membuka pintu bagi Arsenal untuk melakukan negosiasi. Direktur olahraga Andrea Berta, yang sukses di bursa transfer sebelumnya, kini dihadapkan pada peluang untuk mendatangkan pemain termahal dalam sejarah klub.
Alvarez bukanlah satu-satunya target Arsenal. Sebelumnya, klub juga dikaitkan dengan Eli Junior Kroupi, penyerang muda Bournemouth. Namun, manajer Mikel Arteta dinilai lebih membutuhkan pemain matang yang bisa langsung memberikan dampak, terutama setelah lini depan Arsenal kerap dikritik karena kesulitan mencetak gol dari permainan terbuka musim lalu.
Bagi Arsenal, Alvarez dianggap sebagai profil ideal untuk mengatasi kebuntuan di lini depan. Jurnalis Argentina Pablo Gonzalez bahkan menyebutnya sebagai "monster" karena kemampuannya sebagai penghubung antarlini tanpa mengorbankan momen-momen krusial. Berbeda dengan Kroupi yang masih mentah, Alvarez sudah terbukti di level tertinggi, termasuk penampilan gemilangnya di Liga Champions.
Keputusan Atletico untuk menjual ke Arsenal juga dipengaruhi faktor non-teknis. Klub asuhan Diego Simeone secara terbuka mengejek Real Madrid dan Barcelona melalui media sosial, menunjukkan keengganan mereka berbisnis dengan rival domestik. Arsenal, yang tidak berada di La Liga, menjadi opsi yang lebih bisa diterima. Jika Alvarez memaksa hengkang, The Gunners adalah satu-satunya jalan keluar yang masuk akal bagi semua pihak.
Dari sudut pandang taktik, Arteta membutuhkan pemain seperti Alvarez untuk menggantikan peran Leandro Trossard yang dinilai kurang konsisten. Kemampuan Alvarez bermain sebagai false nine atau second striker memberinya fleksibilitas yang dibutuhkan dalam skema 4-3-3 Arsenal. Kehadirannya juga bisa meringankan beban Bukayo Saka dan Martin Odegaard dalam menciptakan peluang.
Meski harus bersaing dengan klub-klub kaya Eropa lainnya, Arsenal optimistis bisa menyelesaikan transfer ini. Pertanyaannya, apakah mereka bersedia memenuhi tuntutan Atletico yang keras? Atau akankah mereka mengalihkan fokus ke target lain seperti Viktor Gyokeres? Waktu akan menjawab, namun satu hal yang pasti: Arsenal musim panas ini tidak main-main dalam memperkuat skuad.



