Piala Dunia 2026: Siapa Penerus Messi sebagai Pemain Terbaik?
Baca dalam 60 detik
- Lionel Messi, peraih Golden Ball 2022, akan kembali membela Argentina di Piala Dunia 2026, namun persaingan ketat dari bintang muda seperti Lamine Yamal dan Michael Olise mengintai.
- Kylian Mbappe, Harry Kane, dan Vitinha menjadi favorit berkat performa gemilang di level klub, sementara pemain seperti Declan Rice dan Federico Valverde dianggap kunci bagi tim masing-masing.
- Turnamen ini juga menjadi ajang pembuktian bagi pemain dari negara co-host AS, seperti Christian Pulisic, yang berpotensi memanfaatkan dukungan publik sendiri.
Lionel Messi mengukir sejarah pada 2022 dengan membawa Argentina juara Piala Dunia sekaligus meraih Golden Ball untuk kedua kalinya. Empat tahun berselang, megabintang berusia 38 tahun itu kembali menjadi sorotan utama di Amerika Utara. Namun, persaingan untuk gelar pemain terbaik turnamen diprediksi lebih sengit ketimbang edisi sebelumnya, dengan deretan bintang baru dan veteran yang siap merebut tahta.
FIFA baru saja merilis daftar calon kuat peraih adidas Golden Ball Piala Dunia 2026. Dari sekian nama, beberapa pemain muda menunjukkan grafik performa yang sulit diabaikan. Lamine Yamal, misalnya, baru berusia 18 tahun namun sudah menjadi andalan lini depan Spanyol. Meski sempat cedera dan absen saat Barcelona memenangi La Liga, pemain kelahiran 2007 itu pulih tepat waktu dan siap menjadi pembeda di turnamen akbar.
Di sisi lain, Michael Olise tampil luar biasa bersama Bayern Munich musim ini dengan torehan 36 kontribusi gol dalam 32 pertandingan, membawa pulang gelar Bundesliga dan penghargaan pemain terbaik liga. Kaki kirinya yang mematikan dan kemampuan dribel yang sulit dihentikan membuatnya menjadi ancaman serius bagi lawan. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, diprediksi akan memaksimalkan potensi Olise untuk membawa Les Bleus merebut gelar kedua.
Harry Kane, kapten Inggris, juga menjadi kandidat kuat. Selain mempertahankan gelar top skor Bundesliga dengan 36 gol, ia menunjukkan kontribusi di luar mencetak golโmembangun serangan dari lini tengah, memberi assist, bahkan sesekali melakukan penyelamatan di kotak penalti sendiri. Pelatih Bayern, Vincent Kompany, menyebut Kane sebagai striker paling lengkap di dunia saat ini.
Dari kubu Portugal, Vitinha menjelma menjadi motor permainan PSG dan tim nasional. Gelandang 26 tahun itu menjadi jantung permainan klub asal Paris yang baru saja meraih gelar Liga Champions Eropa kedua beruntun. Visi bermainnya yang tajam diprediksi akan menjadi senjata utama Portugal, yang diperkuat banyak pemain teknis seperti Bruno Fernandes dan Bernardo Silva.
Kylian Mbappe, yang musim lalu menjadi top skor Liga Champions dengan 15 gol, kembali menjadi andalan Prancis. Kecepatan dan ketajamannya dianggap sebagai momok bagi pertahanan lawan. Banyak pengamat menjadikan Prancis sebagai favorit juara, berkat pengalaman dan kualitas Mbappe yang sudah teruji di panggung besar.
Argentina sendiri tidak hanya bergantung pada Messi. Gelandang strategis seperti Enzo Fernandez dan Alexis Mac Allister diharapkan menjadi pengatur tempo permainan. Namun, nama yang menonjol adalah Julian Alvarez, yang tampil impresif bersama Manchester City. Meski demikian, persaingan di lini tengah Argentina cukup ketat dengan hadirnya pemain seperti Leandro Paredes.
Bagi Indonesia, Piala Dunia 2026 menjadi tontonan yang menarik karena banyak pemain keturunan Indonesia yang berpotensi tampil, seperti Eliano Reijnders (Belanda) atau Mees Hilgers (Belanda). Meski tidak masuk dalam daftar kandidat Golden Ball, kehadiran mereka bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi publik Tanah Air. Selain itu, turnamen ini juga menjadi ajang bagi pemain Asia seperti Son Heung-min (Korea Selatan) untuk menunjukkan kelasnya.
Pertanyaan besarnya: akankah Messi mampu mempertahankan mahkota Golden Ball, atau akan ada nama baru yang tercatat dalam sejarah? Dengan persaingan yang semakin ketat dan banyaknya pemain muda berbakat, Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu edisi paling menarik dalam sejarah.



