Red Panda Futa di Jepang Akan Berusia 23 Tahun, Setara Manusia 100 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Futa, red panda jantan di Kebun Binatang Chiba, Jepang, akan mencapai usia 23 tahun pada Juli mendatang.
- Usia tersebut mendekati rekor nasional Jepang untuk spesiesnya, yaitu 24 tahun, dan tiga kali lipat rata-rata harapan hidup di penangkaran.
- Kisah Futa menjadi pengingat akan pentingnya konservasi satwa liar dan perawatan hewan di fasilitas penangkaran.

Seekor red panda jantan bernama Futa di Kebun Binatang Chiba, Jepang, akan merayakan ulang tahunnya yang ke-23 pada Juli mendatang. Capaian ini menjadikannya salah satu red panda tertua yang pernah tercatat di Jepang, hanya terpaut satu tahun dari rekor nasional yang saat ini dipegang oleh individu berusia 24 tahun.
Dalam satuan usia manusia, Futa telah melampaui satu abad. Dengan rata-rata harapan hidup red panda di penangkaran sekitar 15 tahun, Futa hidup hampir dua kali lipat dari ekspektasi normal. Kondisi kesehatannya dilaporkan masih baik meskipun usianya sudah sangat lanjut. Futa sempat menjadi perhatian publik karena kebiasaannya berdiri dengan dua kaki belakang, sebuah perilaku yang jarang terlihat pada spesiesnya.
Fenomena red panda berusia panjang seperti Futa memberikan gambaran tentang kemajuan perawatan satwa di kebun binatang modern. Nutrisi yang tepat, lingkungan yang menstimulasi, dan perawatan medis preventif menjadi faktor kunci dalam memperpanjang usia hewan penangkaran. Di Jepang, kebun binatang seperti Chiba Zoological Park telah mengadopsi standar perawatan tinggi yang memungkinkan hewan-hewannya hidup lebih lama dari rata-rata.
Bagi Indonesia, kisah Futa relevan dalam konteks konservasi satwa liar. Indonesia memiliki beberapa spesies endemik yang terancam punah, seperti harimau sumatra dan orangutan, yang juga dipelihara di kebun binatang dalam negeri. Keberhasilan Jepang dalam merawat red panda hingga usia lanjut bisa menjadi referensi bagi pengelola kebun binatang di Indonesia untuk meningkatkan standar kesejahteraan hewan. Selain itu, red panda sendiri merupakan spesies yang terancam punah di alam liar, dengan populasi diperkirakan kurang dari 10.000 ekor dewasa. Setiap individu yang hidup panjang di penangkaran berkontribusi pada upaya konservasi genetik dan edukasi publik.
Menurut para ahli zoologi, usia lanjut pada hewan penangkaran sering kali menjadi indikator kualitas perawatan. Futa tidak hanya menjadi maskot bagi kebun binatang Chiba, tetapi juga simbol harapan bagi upaya pelestarian spesies. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah apakah rekor usia 24 tahun akan terpecahkan oleh Futa atau individu lain di masa depan. Yang jelas, setiap tahun tambahan usia Futa menjadi bukti nyata bahwa dedikasi terhadap kesejahteraan satwa dapat memperpanjang kehidupan mereka secara signifikan.



