Piala Dunia 2026: Trofi Asli Berkeliling 75 Kota, Sapa Penggemar di Tiga Negara Tuan Rumah
Baca dalam 60 detik
- Trofi asli Piala Dunia telah mengunjungi 41 kota di Amerika Utara sejak Februari, dengan total 75 pemberhentian di 30 negara anggota FIFA.
- Rangkaian tur ini merupakan yang terpanjang dalam sejarah, mencakup lebih dari 150 hari perjalanan sebelum berakhir di Mexico City pada 8 Juni.
- Bagi Indonesia, kedekatan dengan Australia dan potensi lolos ke Piala Dunia 2026 membuka peluang menyaksikan langsung trofi di kawasan Asia-Pasifik.
Trofi asli Piala Dunia FIFA terus berkeliling Amerika Utara sepanjang Mei, menyapa ribuan penggemar di Dallas, Philadelphia, Seattle, Toronto, dan sejumlah kota tuan rumah Piala Dunia 2026 lainnya. Dalam tur yang digelar sejak 26 Februari lalu, piala bergengsi setinggi 36,8 sentimeter itu telah singgah di 41 kota di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat โ tiga negara yang akan bersama-sama menjadi tuan rumah turnamen empat tahunan tersebut.
Tur keenam yang disponsori Coca-Cola ini dimulai dari Riyadh, Arab Saudi, pada 3 Januari. Sebelum memasuki kawasan Amerika Utara, trofi telah menjelajahi 31 kota di 27 negara selama 55 hari. Setelah tiba di Meksiko pada akhir Februari, rombongan melanjutkan perjalanan ke berbagai kota seperti Salt Lake City, Portland, Calgary, Winnipeg, Chicago, St. Louis, Kansas City, Oklahoma City, Austin, San Antonio, Houston, New Orleans, Birmingham, Miami, Orlando, Montreal, Halifax, dan Ottawa. Perdana Menteri Kanada Mark Carney bahkan sempat menyambut langsung kedatangan trofi di Ottawa.
Sepanjang perjalanan, trofi didampingi oleh sejumlah legenda sepak bola dunia, termasuk Gilberto Silva, Fabio Cannavaro, Roque Junior, Marco Materazzi, Christian Karembeu, Dunga, dan Alessandro Nesta. Kehadiran para mantan pemain pemenang Piala Dunia ini menambah daya tarik tersendiri bagi penggemar yang antre untuk berfoto dan menyentuh trofi. Selain itu, pengalaman FIFA Fan Mart juga disediakan di lebih dari 20 kota, memungkinkan penggemar merasakan atmosfer pesta sepak bola global.
Secara keseluruhan, trofi asli Piala Dunia akan mengunjungi 30 asosiasi anggota FIFA dengan total 75 pemberhentian dan lebih dari 150 hari perjalanan. Tur ini dijadwalkan berakhir di Mexico City pada 8 Juni 2025. Menurut FIFA, inisiatif ini memberi penggemar di seluruh dunia kesempatan langka untuk melihat langsung piala paling didambakan dalam sepak bola.
Bagi publik Indonesia, tur trofi ini memiliki relevansi tersendiri. Meskipun Indonesia belum pernah lolos ke Piala Dunia, antusiasme terhadap turnamen ini sangat tinggi. Dengan Australia yang menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia Wanita 2023 dan berpotensi menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 melalui jalur Asia, peluang untuk menyaksikan trofi di kawasan Asia-Pasifik semakin terbuka. FIFA sendiri telah mengonfirmasi bahwa tur global akan mencakup berbagai benua, termasuk Asia, meskipun jadwal spesifik belum diumumkan.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Indonesia dapat menjadi salah satu negara persinggahan trofi dalam tur mendatang. Dengan basis penggemar sepak bola yang besar dan perkembangan infrastruktur olahraga, bukan tidak mungkin FIFA akan mempertimbangkan Indonesia sebagai salah satu destinasi. Namun, untuk saat ini, penggemar Tanah Air masih harus menanti kepastian jadwal tur global berikutnya.



