Pukulan Telak Skotlandia: Gilmour Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Napoli Billy Gilmour mengalami cedera lutut saat laga uji coba melawan Curacao dan dipastikan tidak bisa membela Skotlandia di Piala Dunia 2026.
- Cedera ini merupakan pukulan berat bagi Skotlandia, mengingat Gilmour menjadi pilar utama selama babak kualifikasi.
- Gilmour akan kembali ke Napoli untuk menjalani rehabilitasi dan berharap pulih tepat waktu untuk pramusim Serie A.

Kabar buruk menghantam skuad Skotlandia jelang Piala Dunia 2026. Gelandang andalan Napoli, Billy Gilmour, dipastikan absen setelah mengalami cedera lutut dalam laga persahabatan melawan Curacao, Selasa (10/6) dini hari WIB. Kepastian ini diumumkan Federasi Sepak Bola Skotlandia (SFA) setelah hasil pemindaian menunjukkan cedera yang diderita Gilmour cukup serius untuk membuatnya tidak bisa tampil di turnamen empat tahunan tersebut.
Insiden terjadi menjelang turun minum saat Skotlandia unggul 4-1. Gilmour terlihat jatuh tanpa kontak keras, namun ia masih bisa berjalan keluar lapangan tanpa pincang berarti. Pelatih Steve Clarke awalnya masih berharap cedera tidak parah, namun hasil scan memupus optimisme. โSaya hancur untuk Billy. Dia adalah bagian integral dari kampanye kualifikasi kami. Waktu cedera ini sangat kejam,โ ujar Clarke dalam pernyataan resmi SFA.
Gilmour, yang akan berusia 25 bulan depan, harus merayakan ulang tahunnya dengan menonton rekan-rekannya berlaga di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ini menjadi pukulan berat bagi pemain yang sudah sering diganggu cedera musim ini. Ia hanya tampil 20 kali di semua kompetisi bersama Napoli dan mencetak satu gol. Sebelumnya, ia juga absen dari November 2025 hingga Februari 2026 karena operasi pangkal paha.
Bagi Skotlandia, kehilangan Gilmour di saat-saat genting seperti ini tentu menjadi masalah besar. Pemain berpostur mungil itu dikenal sebagai pengatur tempo permainan yang cerdas. Tanpa dirinya, Clarke harus memutar otak mencari pengganti yang setara. Beberapa nama seperti John McGinn dan Callum McGregor mungkin akan diminta mengisi peran lebih sentral, namun karakter permainan Gilmour sulit ditiru.
Dari sisi Napoli, cedera ini juga menjadi kekhawatiran tersendiri. Klub Serie A itu berharap Gilmour bisa pulih tepat waktu untuk pramusim. Mengingat riwayat cederanya yang rentan, manajemen Napoli kemungkinan akan sangat berhati-hati dalam memulihkan kondisi pemain yang dibeli dari Brighton pada 2024 itu. Selama dua musim di Stadio Maradona, Gilmour berhasil meraih scudetto dan Supercoppa Italiana.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kabar ini mungkin tidak terlalu mengguncang, namun patut dicermati. Piala Dunia 2026 akan menjadi ajang pertama yang digelar di tiga negara, dan absennya pemain bintang seperti Gilmour mengurangi daya tarik turnamen. Apalagi, Skotlandia sendiri sudah lama tidak tampil di Piala Duniaโterakhir pada 1998โsehingga kehadiran mereka di Amerika Utara seharusnya menjadi momen spesial.
Ke depan, pertanyaan besar yang mengemuka: bisakah Skotlandia tetap kompetitif tanpa Gilmour? Atau akankah cedera ini menjadi awal dari kegagalan lain di turnamen besar? Yang pasti, pemain muda seperti Gilmour masih punya banyak waktu untuk mengejar mimpi di Piala Dunia berikutnya. Namun untuk edisi 2026, ia hanya bisa menjadi penonton.



