Kenangan Letkol Agus: Dari Erupsi Marapi hingga Galodo, Pemkot Padang Panjang Kenang Dedikasi Sang Dandim
Baca dalam 60 detik
- Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar acara pisah sambut Dandim 0307/Tanah Datar yang sarat emosi, mengenang peran Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi saat memimpin penanganan bencana erupsi Gunung Marapi dan banjir bandang.
- Letkol Agus dinilai sebagai pemimpin lapangan yang responsif dan dekat dengan warga, meninggalkan kesan mendalam karena solidaritas lintas sektor yang terbangun selama masa tanggap darurat.
- Komandan Kodim yang baru, Letkol Arm. Hendriyana, berkomitmen melanjutkan sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Tanah Datar dan Padang Panjang.

Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, menggelar acara pisah sambut Komandan Kodim 0307/Tanah Datar pada Senin (25/5/2026) malam di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota. Acara yang berlangsung haru itu bukan sekadar seremonial perpindahan jabatan, melainkan menjadi momen refleksi atas pengabdian Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi selama dua tahun dua bulan memimpin di wilayah tersebut. Namanya lekat di benak masyarakat berkat aksinya memimpin personel TNI di garis depan saat erupsi Gunung Marapi dan bencana galodo (banjir bandang) yang melanda Sumbar.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Letkol Agus. Menurutnya, kehadiran TNI di lapangan bersama pemerintah daerah menjadi kekuatan besar yang mempercepat pemulihan warga dari masa sulit. “Beliau hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi darurat. Kehadiran TNI bersama Pemda saat bencana adalah kekuatan besar yang membuat warga bisa cepat bangkit,” kenang Hendri. Ia menilai Letkol Agus bukan sekadar mitra kerja formal, melainkan pemimpin lapangan yang responsif, dekat dengan warga, dan aktif membangun komunikasi lintas sektor.
Letkol Agus sendiri mengakui ikatan emosional yang terjalin selama bertugas di daerah berhawa dingin tersebut. “Kebersamaan dengan Forkopimda, Pemko, dan masyarakat adalah pengalaman berharga. Saya tidak akan lupa bagaimana kuatnya solidaritas semua elemen saat kita bergerak bersama menembus situasi sulit membantu warga terdampak bencana Marapi dan galodo,” ujarnya dengan nada haru. Kini, ia bersiap mengemban amanah baru sebagai Waasops Kasdam XX/Kasuari.
Tongkat estafet kepemimpinan Kodim 0307/Tanah Datar resmi beralih ke Letkol Arm. Hendriyana. Sebelum bertugas di Ranah Minang, perwira menengah ini menjabat sebagai Kasiter Kasrem 182/JO Kodam XVIII/Kasuari di Papua Barat. Wali Kota Hendri menyambut hangat kedatangan Letkol Hendriyana beserta istri, Fitri Hendriyana. Pemkot menaruh harapan besar agar sinergi yang sudah terbangun dapat dipertahankan dan ditingkatkan demi stabilitas keamanan daerah.
Letkol Hendriyana menegaskan komitmennya untuk segera berbaur dengan dinamika masyarakat setempat. “Kami siap melanjutkan kerja sama dan komunikasi harmonis yang sudah berjalan sangat baik ini. Dukungan dari Pemkot, Forkopimda, dan seluruh unsur masyarakat adalah modal utama kami dalam mengabdi di sini,” tegasnya. Acara pisah sambut tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, Ketua DPRD Imbral, unsur Forkopimda, Pj. Sekdako, jajaran kepala OPD, serta pimpinan lembaga adat dan perbankan di Kota Padang Panjang.
Transisi kepemimpinan ini menjadi pengingat bahwa kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah merupakan pilar penting dalam penanggulangan bencana dan pemeliharaan keamanan. Dengan semangat yang sama, diharapkan Kodim 0307/Tanah Datar di bawah komando baru dapat terus menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat.



