Uji Coba di London, Fiorentina Takluk 2-3 dari QPR
Baca dalam 60 detik
- Kekalahan perdana di tangan Fabio Grosso terjadi saat Fiorentina menyerah 3-2 dari Queens Park Rangers dalam laga persahabatan.
- Dua gol balasan Viola dicetak Arthur Atta dan Roberto Piccoli, namun tak mampu menyamakan kedudukan.
- Laga ini menjadi ujian awal bagi skuat anyar Fiorentina yang diperkuat lima rekrutan baru sejak menit pertama.

Queens Park Rangers (QPR) sukses mengalahkan Fiorentina dengan skor 3-2 dalam laga uji coba pramusim di Loftus Road, Sabtu (27/7) sore WIB. Meski sempat memperkecil ketertinggalan lewat Arthur Atta dan Roberto Piccoli, La Viola harus mengakui keunggulan tim asal Championship Inggris tersebut.
Pertandingan ini menjadi ujian perdana yang sesungguhnya bagi Fabio Grosso, pelatih anyar Fiorentina yang baru ditunjuk menggantikan Vincenzo Italiano. Sebelumnya, Grosso hanya memimpin latihan dan uji coba ringan melawan Gubbio (Serie C) di Viola Park. Di London, ia langsung menurunkan formasi terbaiknya dengan memasukkan lima pemain anyar musim panas ini: Radu Dragusin, Viery, Alex Jimenez, Atta, dan Christ Inao Oulai. Lini depan pun diisi duet Moise Kean dan Albert Gudmundsson.
Jalannya pertandingan cukup sengit. QPR membuka keunggulan pada menit ke-30 melalui penalti Nicolas Masden setelah Dodo dianggap melanggar di kotak terlarang. Tujuh menit berselang, Boy Kemper menggandakan keunggulan tuan rumah lewat tembakan keras dari tepi kotak penalti. Fiorentina baru bisa memperkecil kedudukan pada menit ke-45. Jimenez mengirim umpan silang, Atta melepaskan tembakan yang sempat ditepis kiper, namun berhasil dimanfaatkan dari bola muntah.
Pada babak kedua, Grosso melakukan rotasi besar-besaran dengan memasukkan Oliver Christensen, Pietro Comuzzo, Luca Ranieri, Giovanni Fabbian, Nicolo Fagioli, Rolando Mandragora, dan Piccoli. Hanya empat pemain yang bertahan: Dodo, Marco Brescianini, Jimenez, dan Gudmundsson. Namun QPR kembali menjauh lewat gol Paul Smyth pada menit ke-54. Piccoli sempat membawa haruan setelah memanfaatkan umpan Nicolo Fortini pada menit ke-65, namun skor 3-2 bertahan hingga akhir.
โ Pencetak gol: Masden (Q) 30', Kemper (Q) 39', Atta (F) 45', Smyth (Q) 54', Piccoli (F) 65'.
โ Fiorentina menurunkan kiper David De Gea sepanjang laga.
โ Tiga dari lima rekrutan baru Grosso bermain penuh: Dragusin, Viery, dan Oulai.
โ QPR (4-3-3): Charles; Mbengue, Dunne, Edwards, Kemper; Madsen, Vale, Chair; Smyth, Burrell, Kone.
โ Fiorentina (4-3-2-1): De Gea; Dodo, Dragusin, Viery, Jimenez; Oulai, Ndour, Brescianini; Atta, Gudmundsson; Kean.
Bagi penggemar Serie A di Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik untuk melihat sejauh mana kesiapan Fiorentina menghadapi musim 2024/2025. Kehadiran De Gea di bawah mistar โ mantan kiper Manchester United yang populer di Tanah Air โ serta duet Kean-Gudmundsson menjadi sorotan. Namun, hasil ini menunjukkan bahwa Grosso masih harus bekerja keras meramu tim, terutama di sektor pertahanan yang kebobolan tiga gol dari tim kasta kedua Inggris.
Sejumlah analis menilai Grosso perlu waktu untuk mengintegrasikan pemain baru dan menerapkan filosofinya. โIni baru laga pertama, wajar jika masih ada celah. Yang penting adalah progres di setiap pertandingan uji coba,โ ujar pengamat sepak bola Italia, Matteo Della Torre, dalam analisisnya. Fiorentina masih memiliki beberapa laga uji coba sebelum Serie A bergulir pada pertengahan Agustus.
Ke depan, tantangan Grosso adalah menemukan komposisi ideal dan memastikan lini belakang lebih solid. Pertanyaan besarnya: mampukah Fiorentina bersaing di papan atas Serie A musim ini? Atau akankah mereka kembali berkutat di posisi tengah? Jawabannya mulai terlihat dalam laga-laga uji coba berikutnya.



