Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi pada Lima Pemain Usai Kericuhan Persija vs Persib
Baca dalam 60 detik
- Komite Disiplin PSSI menjatuhkan teguran keras kepada tiga pemain Persija dan dua pemain Persib terkait insiden pasca-pertandingan di Samarinda.
- Marc Klok mendapat sanksi karena mengajak suporter tandang, sementara Beckham Putra dihukum akibat selebrasi berlebihan yang memicu ketegangan.
- Persib juga diwajibkan mengganti kerugian material atas kerusakan kursi stadion, menambah daftar sanksi dari laga panas tersebut.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672034/original/021349700_1778466890-Persija_vs__Persib_Bandung-2.jpg)
Komite Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan hasil sidang pada 14 Mei 2026 yang menjatuhkan sanksi terhadap lima pemain dari dua klub ibu kota dan Bandung. Keputusan ini merupakan buntut dari kericuhan yang mewarnai laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada 10 Mei 2026.
Dalam pertandingan yang dimenangkan Persib dengan skor 2-1 tersebut, ketegangan memuncak setelah peluit panjang dibunyikan. Sejumlah pemain dari kedua tim terlibat dalam keributan yang memaksa Komdis turun tangan. Hasilnya, tiga penggawa Persija—Carlos Eduardo, Witan Sulaeman, dan Rizky Ridho—menerima teguran keras karena dianggap ikut berpartisipasi dalam insiden tersebut.
Dari kubu Persib, dua nama terkena sanksi. Kapten tim, Marc Klok, ditegur keras karena dianggap mengajak suporter Bobotoh untuk melakukan perjalanan tandang ke Samarinda. Tindakan ini sebelumnya dilaporkan oleh kelompok suporter lawan, The Jakmania, dan berujung pada permintaan maaf publik dari pemain berusia 33 tahun tersebut. Sementara itu, Beckham Putra dijatuhi hukuman serupa akibat melakukan selebrasi berlebihan yang dinilai memancing reaksi dari tim lawan.
"Tim Persib Bandung dibebankan kewajiban penggantian kerugian materil dan diberikan sanksi Teguran keras," demikian pernyataan resmi Komdis PSSI.
Selain sanksi personal, Komdis juga menemukan bukti bahwa pemain Persib merusak fasilitas Stadion Kediri berupa kursi plastik. Akibatnya, klub diwajibkan mengganti kerugian material dan kembali mendapat teguran keras. Keputusan ini menambah daftar panjang konsekuensi dari laga yang berlangsung panas sejak awal. Dalam pertandingan tersebut, Persija unggul lebih dulu melalui gol Alaeddine Ajaraie pada menit ke-19, sebelum Persib membalikkan keadaan berkat brace Adam Alis pada menit ke-28 dan ke-37.
Langkah tegas Komdis PSSI ini diharapkan menjadi efek jera bagi seluruh pemain dan official klub, terutama dalam menjaga sportivitas dan ketertiban pertandingan. Ke depan, pengawasan terhadap perilaku pemain di lapangan maupun di luar lapangan perlu diperketat untuk mencegah terulangnya insiden serupa yang dapat mencoreng wajah sepak bola nasional.



