Piala Dunia 2026: Grup G, Belgia Berburu Tiket ke 16 Besar
Baca dalam 60 detik
- Belgia, Mesir, Iran, dan Selandia Baru bersaing di Grup G Piala Dunia 2026, dengan Belgia sebagai unggulan utama.
- Iran berambisi lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya, sementara Selandia Baru menjadi satu-satunya wakil Oseania.
- Pertandingan pembuka Grup G mempertemukan Belgia vs Mesir pada 15 Juni di Seattle Stadium.
Belgia, yang pernah finis ketiga pada 2018, akan memulai perjalanan mereka di Grup G Piala Dunia 2026 melawan Mesir pada 15 Juni di Seattle Stadium. Grup ini juga dihuni Iran dan Selandia Baru, yang masing-masing memiliki misi bersejarah di turnamen empat tahunan tersebut.
Di bawah asuhan pelatih Rudi Garcia, Belgia ingin memperbaiki pencapaian mereka setelah tersingkir di babak 16 besar pada edisi 2022. Dengan pengalaman tampil di 15 edisi Piala Dunia, Belgia diunggulkan untuk memuncaki klasemen grup. Namun, kehadiran Mohamed Salah di kubu Mesir menjadi ancaman serius. Mesir lolos setelah memuncaki Grup A kualifikasi CAF dengan delapan kemenangan dan dua hasil imbang, serta mencetak 20 golโSalah menyumbang sembilan di antaranya.
Iran, yang tampil ketujuh kalinya, masih memburu tiket ke babak gugur untuk pertama kali. Tim Melli pernah mengalahkan Amerika Serikat, Maroko, dan Wales di turnamen sebelumnya, tetapi selalu gagal melaju dari fase grup. Striker andalan Mehdi Taremi menjadi motor serangan Iran setelah mencetak dwigol dalam laga penentu melawan Uzbekistan. Sementara itu, Selandia Baru menjadi satu-satunya wakil Oseania setelah OFC mendapatkan jatah langsung untuk pertama kalinya. The All Whites lolos setelah mengalahkan Fiji dan Kaledonia Baru di babak final kualifikasi.
Jadwal Grup G dimulai dengan Belgia vs Mesir pada 15 Juni, disusul Iran vs Selandia Baru di Los Angeles Stadium pada hari yang sama. Pertandingan kedua akan mempertemukan Belgia vs Iran pada 20 Juni, dan Mesir vs Selandia Baru pada 21 Juni. Laga pamungkas digelar 25 Juni dengan Belgia vs Selandia Baru dan Mesir vs Iran secara bersamaan.
Bagi Indonesia, Piala Dunia 2026 menjadi ajang menarik karena format baru 48 tim membuka peluang lebih besar bagi tim Asia dan Oseania. Iran sebagai wakil Asia bisa menjadi tolok ukur sepak bola Asia di kancah global, sementara Selandia Baru menunjukkan perkembangan pesat sepak bola Oseania. Kehadiran pemain keturunan Indonesia di tim lain juga bisa menjadi sorotan, meski belum ada yang dipastikan tampil.
Jika Belgia lolos sebagai juara grup, mereka akan menghadapi peringkat ketiga dari Grup A, E, H, I, atau J pada 1 Juli di Seattle. Runner-up grup akan bertemu runner-up Grup D di Dallas pada 3 Juli. Sementara itu, peringkat ketiga grup masih berpeluang melaju jika menjadi salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik, dan akan berhadapan dengan juara Grup B atau I. Dengan persaingan ketat dan sejarah unik masing-masing tim, Grup G menjanjikan drama yang layak dinantikan.



