John Leguizamo Raih Penghargaan Seumur Hidup di Tengah Kesuksesan The Odyssey
Baca dalam 60 detik
- Aktor veteran John Leguizamo akan dianugerahi Career Achievement Award oleh Critics Choice Association pada acara Celebración of Cinema and Television, 2 Oktober mendatang.
- Penghargaan ini datang setelah The Odyssey, film terbarunya, mencetak rekor box office global dengan pendapatan menembus USD 1,35 miliar.
- Acara tahunan ini menjadi panggung apresiasi bagi talenta Latino dan Hispanik di industri film, dengan deretan penghargaan lain untuk aktor dan sineas muda.

Setelah lebih dari empat dekade berkarya di layar lebar, aktor John Leguizamo bersiap menerima penghargaan pencapaian seumur hidup dari Critics Choice Association (CCA). Penghargaan tersebut akan diserahkan dalam ajang Celebración of Cinema and Television yang keenam, sebuah acara tahunan yang khusus mengapresiasi kontribusi sineas dan aktor berlatar Latino dan Hispanik, baik di depan maupun di belakang kamera.
Momen ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan puncak karier Leguizamo lewat film terbarunya, The Odyssey arahan Christopher Nolan. Adaptasi epik Homer ini telah melampaui pendapatan kotor global USD 1,35 miliar, menjadikannya film dengan perolehan tertinggi sepanjang karier Nolan sekaligus film berrating R terlaris di dunia. Kesuksesan ini menegaskan bahwa nama Leguizamo masih menjadi magnet bagi penonton global.
Dalam perjalanan panjangnya, aktor berusia 66 tahun ini telah membintangi beragam film ikonik seperti Carlito's Way, Romeo + Juliet, Moulin Rouge!, serta serial When They See Us. Ia juga dikenal luas sebagai pengisi suara Sid si kungkang dalam waralaba Ice Age. Deretan prestasinya mencakup kemenangan Emmy, Special Tony Award, dan empat nominasi Tony.
Acara yang akan digelar pada 2 Oktober di Four Seasons Los Angeles ini tidak hanya menjadi ajang penghormatan bagi Leguizamo. Sejumlah nama lain juga akan menerima penghargaan, di antaranya Judy Reyes yang mendapat Trailblazer Award untuk perannya di serial High Potential dan kembalinya ia sebagai Carla Espinosa dalam revival Scrubs. Sementara itu, Oscar Núñez, yang dikenal lewat The Office, akan menerima Vanguard Award untuk penampilannya di komedi The Paper.
Di kategori pendatang baru, Inde Navarrette dinobatkan sebagai Breakthrough Actress untuk film horor Obsession yang meraup USD 495,5 juta di seluruh dunia. Laysla De Oliveira juga mendapat penghargaan serupa untuk serial Lioness. Sementara itu, James Ortiz, seorang dalang Broadway, akan menerima Innovator Award atas karyanya di Project Hail Mary bersama Ryan Gosling.
Di belakang layar, produser Rodrigo Teixeira akan menerima Producer Award untuk film Paper Tiger, sementara duo sineas asal Spanyol, Javier Ambrossi dan Javier Calvo, yang dikenal sebagai Los Javis, akan dianugerahi Director Award untuk film La Bola Negra yang sebelumnya memenangkan penghargaan di Festival Film Cannes. Sutradara muda Beth de Araújo juga akan menerima Breakthrough Director Award untuk film Josephine yang sukses di Sundance.
Clayton Davis, chief awards editor Variety sekaligus anggota CCA, menilai penghargaan tahun ini menjadi bentuk pengakuan yang penting di tengah situasi yang menantang bagi komunitas Latino dan Hispanik. Menurutnya, para kreator dari komunitas ini terus berkarya dengan semangat dan keberanian, mengubah sejarah dan budaya menjadi seni yang mendorong kemajuan. Ia menambahkan bahwa karya-karya mereka membangun ruang yang lebih inklusif bagi semua orang.
Bagi industri film Indonesia, ajang ini menjadi pengingat akan pentingnya apresiasi terhadap keberagaman. Di tengah maraknya konten lokal yang mendunia, penghargaan semacam ini bisa menjadi inspirasi bagi sineas tanah air untuk terus mengangkat identitas budaya dalam karya mereka. Pertanyaannya, akankah industri kita segera memiliki ajang serupa yang konsisten merayakan pencapaian para kreator dari berbagai latar belakang?



