Fenerbahce Siapkan Tawaran Baru untuk Rafael Leao, Milan Tetap Patok Harga 60 Juta Euro
Baca dalam 60 detik
- Klub asal Istanbul itu dikabarkan bakal mengajukan proposal resmi dalam beberapa hari ke depan setelah melakukan pembicaraan eksploratif di Italia pekan lalu.
- Milan menolak skema peminjaman dan hanya mau melepas Leao dengan nilai minimal 50 juta euro plus bonus, sementara sang pemain meminta gaji 10 juta euro per musim.
- Selain Fenerbahce, Galatasaray dan Benfica juga dikaitkan, namun belum ada tawaran konkret lain selain dari Liga Super Turki.

Fenerbahce dikabarkan sedang menyiapkan proposal anyar untuk memboyong Rafael Leao dari AC Milan pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini muncul setelah pihak klub asal Istanbul itu melakukan pembicaraan pendahuluan dengan perwakilan Rossoneri di Italia pekan lalu, yang berfokus pada syarat-syarat kesepakatan antarklub maupun personal.
Leao, yang baru saja bergabung dengan skuad Milan di Perth, Australia, untuk menjalani pramusim, telah berulang kali menyatakan keinginannya hengkang. Kontraknya di San Siro masih terikat hingga Juni 2028, namun manajemen Milan tidak berniat memperpanjang masa baktinya. Dengan demikian, klub asal Serie A itu membuka pintu negosiasi, asalkan nilai transfernya sesuai permintaan.
Menurut laporan Calciomercato, Milan mematok banderol minimal 50 juta euro, yang bisa naik hingga 60 juta euro dengan tambahan bonus. Pihak klub menolak skema pinjaman dengan kewajiban atau opsi pembelian. Sementara itu, Leao dikabarkan meminta gaji sebesar 10 juta euro per musim, angka yang tergolong tinggi untuk standar Liga Super Turki.
Fenerbahce sendiri telah mengirim direktur ke Italia untuk melakukan pembicaraan eksploratif. Pertemuan tersebut lebih banyak membahas kondisi yang diperlukan, baik untuk kesepakatan antar klub maupun persyaratan pribadi dengan pemain berusia 25 tahun itu. Kini, mereka disebut siap mengajukan tawaran resmi dalam beberapa hari ke depan, dengan harapan bisa memenuhi permintaan Milan.
Di sisi lain, Leao telah terbang ke Perth untuk berlatih di bawah arahan pelatih anyar Milan, Ruben Amorim. Kehadirannya di sesi latihan menunjukkan bahwa ia masih profesional meski tengah dalam proses transfer. Namun, situasi ini bisa berubah jika tawaran resmi masuk dan kedua klub mencapai kata sepakat.
Selain Fenerbahce, Galatasaray dan Benfica juga dikabarkan tertarik pada Leao. Namun, hingga saat ini belum ada tawaran konkret lain selain dari klub-klub Turki. Ini menjadi sinyal bahwa persaingan utama untuk mendapatkan jasa pemain Timnas Portugal tersebut masih berpusat di Liga Super Turki.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa, termasuk yang berada di luar lima liga top, berani bersaing mendapatkan pemain bintang. Fenomena ini juga mencerminkan meningkatnya daya beli klub-klub Turki, yang dalam beberapa tahun terakhir gencar mendatangkan pemain-pemain terkenal. Jika transfer ini terwujud, akan menjadi salah satu rekrutan termahal dalam sejarah Fenerbahce, sekaligus ujian bagi Milan dalam mempertahankan nilai jual pemainnya.
Ke depan, pertanyaannya adalah apakah Fenerbahce mampu memenuhi tuntutan finansial Milan dan pribadi Leao. Jika tidak, apakah akan ada klub lain yang berani mengajukan penawaran? Atau justru Leao akan bertahan di Milan dan melanjutkan kariernya di Serie A? Semua akan terjawab dalam beberapa pekan ke depan, seiring berjalannya bursa transfer musim panas.



