Roma Alihkan Incaran ke Nahuel Molina, Tawaran Perdana €16 Juta untuk Atletico Madrid
Baca dalam 60 detik
- Roma mengalihkan target bek kanan ke Nahuel Molina setelah tawaran untuk Givairo Read ditolak Feyenoord.
- Molina, yang kontraknya di Atletico Madrid tersisa satu musim, dinilai sebagai opsi lebih terjangkau dibanding Ivan Fresneda.
- Kedekatan Molina dengan Serie A dan pengalaman internasionalnya menjadi nilai tambah bagi proyek Roma.

AS Roma dikabarkan telah mengajukan proposal perdana senilai €13 juta plus bonus €3 juta kepada Atletico Madrid untuk mengamankan jasa bek kanan asal Argentina, Nahuel Molina. Langkah ini muncul setelah upaya Roma mendatangkan Givairo Read dari Feyenoord menemui jalan buntu, menyusul penolakan tawaran tertinggi mereka yang mencapai €25 juta plus bonus dan persentase penjualan.
Menurut laporan Il Tempo, tawaran awal untuk Molina tersebut dinilai realistis mengingat kontrak pemain berusia 28 tahun itu di Wanda Metropolitano hanya tersisa hingga akhir musim. Molina sendiri sudah malang melintang di Serie A bersama Udinese pada periode 2020–2022 sebelum pindah ke LaLiga dengan nilai transfer €20 juta.
Keputusan Roma untuk beralih ke Molina tidak lepas dari kebutuhan mendesak mengisi posisi bek kanan setelah kepergian Zeki Celik. Sebelumnya, klub ibu kota sempat mengincar Givairo Read, tetapi kegagalan mencapai kesepakatan membuat mereka menoleh ke opsi lain. Sportitalia menyebut Molina sebagai target yang jauh lebih terjangkau dibandingkan Ivan Fresneda dari Sporting CP, yang juga masuk dalam daftar incaran.
Molina bukan nama asing bagi pengamat sepak bola Italia. Selama dua musim di Udinese, ia mencatatkan performa impresif yang mengantarnya ke Atletico Madrid. Pengalamannya di Serie A diyakini menjadi nilai tambah untuk beradaptasi cepat dengan gaya bermain Serie A. Selain itu, Molina telah mengoleksi 65 caps bersama timnas Argentina dan tampil reguler di Piala Dunia 2022, membantu La Albiceleste meraih gelar juara.
Menariknya, sosok Gian Piero Gasperini dan direktur anyar Roma, Tony D'Amico, pernah memburu Molina saat keduanya bekerja sama di Atalanta. Kedekatan personal ini bisa menjadi faktor pelicin dalam negosiasi, mengingat D'Amico kini memiliki peran penting dalam strategi transfer Roma.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kabar ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa, termasuk Roma, berani mengambil risiko dengan pemain yang kontraknya hampir habis. Strategi semacam ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dalam membangun skuad kompetitif tanpa menguras anggaran besar. Selain itu, kehadiran pemain sekaliber Molina di Serie A akan meningkatkan daya tarik liga, yang juga dinikmati oleh penonton setia di Indonesia melalui siaran langsung.
Jika transfer ini terealisasi, Roma akan mendapatkan bek kanan berpengalaman dengan harga yang relatif murah. Namun, tantangan terbesar adalah meyakinkan Atletico Madrid untuk melepas pemain yang masih menjadi bagian penting skuad. Apakah Atletico akan menerima tawaran tersebut atau memilih mempertahankan Molina hingga akhir musim? Keputusan ini akan menjadi penentu langkah Roma selanjutnya di bursa transfer.



