Pertarungan Dua Petarung Tangguh: Kelly vs Agyarko Perebutkan Gelar IBF
Baca dalam 60 detik
- Josh Kelly akan mempertahankan sabuk IBF kelas welter ringan untuk pertama kalinya melawan Caoimhin Agyarko di Jeddah, Arab Saudi.
- Kelly, yang merebut gelar dari Bakhram Murtazaliev pada Januari, mengaku kepercayaan dirinya meningkat drastis sebagai juara dunia.
- Agyarko, petarung asal Belfast, bertekad menjadi juara dunia kulit hitam pertama asal Irlandia dan mengaku siap menghadapi versi terbaik Kelly.

Sabtu ini, duel sengit antara Josh Kelly dan Caoimhin Agyarko akan mewarnai panggung tinju dunia di Jeddah, Arab Saudi, dalam laga perebutan sabuk IBF kelas welter ringan. Kelly, yang baru pertama kali mempertahankan gelar, mengaku telah berubah drastis sejak merebut mahkota dari Bakhram Murtazaliev pada Januari lalu.
Kelly, petinju asal Sunderland berusia 32 tahun, harus menunggu lama untuk kesempatan emasnya. Namun, saat tampil di Newcastle, ia tampil gemilang dengan kemenangan angka mutlak atas Murtazaliev, menjatuhkan sang juara di ronde keempat dan bertahan dari badai serangan lawan hingga ronde ke-11. Kini, dengan rekor 18 kemenangan, satu kekalahan, dan satu hasil imbang, Kelly percaya diri menghadapi tantangan dari Agyarko.
“Menjadi juara dunia mengubah segalanya,” ujar Kelly dalam konferensi pers Kamis lalu. “Saya pikir itu mitos sebelumnya, tapi cara saya berlatih di gym benar-benar berbeda. Ini versi baru dari diri saya. Dengan kepercayaan diri ini, saya siap menghadapi siapa pun, termasuk Jaron Ennis atau Sebastian Fundora. Sabtu nanti, saya akan menunjukkan bahwa ada level dalam olahraga ini dan memberikan pertunjukan spektakuler.”
Di sisi lain, Agyarko, petinju Belfast berusia 29 tahun, juga memiliki perjalanan panjang. Ia pernah didukung oleh promotor besar seperti Queensberry dan Matchroom, namun ditinggalkan setelah kemenangan terbesarnya atas Troy Williamson pada 2023. Kini, dengan rekor tak terkalahkan dalam 18 pertarungan (7 KO), Agyarko bertekad membungkam keraguan. “Saya sudah mendengar omong kosong bahwa saya akan kehilangan kepercayaan diri sejak awal. Saya sudah membuktikan diri sebagai underdog dalam beberapa pertarungan terakhir,” tegas Agyarko. “Saya siap menghadapi Josh Kelly versi terbaik, dan Anda akan melihat yang terbaik dari saya. Saya akan menembus tembok untuk menjadi juara dunia kulit hitam pertama asal Irlandia.”
Kedua petarung sama-sama pernah menghadapi kesulitan. Kelly harus bangkit setelah kekalahan dari David Avanesyan pada 2021, sementara Agyarko baru saja melewati pertarungan sengit melawan Ishmael Davis, di mana ia bertarung dengan mata kanan bengkak dan bangkit dari knockdown di ronde terakhir untuk menang angka split. Agyarko juga pernah mengalami cedera mata kiri dalam pertarungan sebelumnya melawan Ryan Kelly. Hal ini membuatnya sadar bahwa ia tidak boleh menjadi sasaran empuk bagi juara bertahan.
Bagi penggemar tinju Indonesia, pertarungan ini menarik karena menunjukkan bagaimana dua petarung dengan latar belakang berbeda—Kelly yang percaya diri sebagai juara dan Agyarko yang haus akan pengakuan—saling berhadapan. Keduanya sama-sama memiliki tekad kuat, dan laga ini bisa menjadi contoh bagaimana kegigihan dan kepercayaan diri berperan dalam meraih kesuksesan di atas ring.
Dengan janji pertunjukan spektakuler dari Kelly dan tekad pantang menyerah dari Agyarko, duel ini diprediksi akan berlangsung sengit. Akankah Kelly mampu mempertahankan gelarnya dengan gaya bertarung yang lincah dan pukulan akurat, atau Agyarko akan menciptakan sejarah dengan menjadi juara dunia kulit hitam pertama asal Irlandia? Sabtu malam akan menjadi jawabannya.



