Joshua Kembali ke Ring: Siap 'Taklukkan Bumi' demi Duel dengan Fury
Baca dalam 60 detik
- Anthony Joshua akan menghadapi Kristian Prenga di Arab Saudi, laga comeback setelah kecelakaan mobil yang menewaskan dua rekannya.
- Kemenangan membuka jalan menuju duel all-British melawan Tyson Fury, yang juga dijadwalkan bertarung akhir pekan ini.
- Joshua tampil lebih rileks dan percaya diri, menegaskan fokus penuh pada lawan terdekat sebelum memikirkan laga besar.

Anthony Joshua kembali ke atas ring akhir pekan ini dengan target yang jelas: menaklukkan lawan terdekat, lalu bersiap untuk duel pamungkas melawan Tyson Fury. Petinju asal Inggris itu akan berhadapan dengan Kristian Prenga di Jeddah, Arab Saudi, pada Sabtu (8/3) dalam laga comeback yang sarat emosi.
Ini adalah pertarungan pertama Joshua sejak kecelakaan mobil di Nigeria, Desember lalu, yang merenggut nyawa dua sahabat dekatnya, Sina Ghami dan Latif Ayodele. Meski masih berduka, Joshua tampil lebih santai dan terbuka dalam konferensi pers pra-pertarungan. Ia bahkan menyapa langsung pendukung Albania yang hadir, meminta mereka membawa "energi" ke dalam ring.
"Kami sudah bekerja keras sejak Januari, menundukkan kepala dan menyelaraskan semua bintang," ujar Joshua, Jumat (7/3). "Saya paham ada gambaran besar. Tujuannya menaklukkan alam semesta, kan? Tapi pertama-tama, kita harus menaklukkan Bumi. Dan ini target saya di sini."
Kemenangan atas Prenga akan membawa Joshua selangkah lagi menuju pertarungan all-British yang sudah lama dinantikan melawan Tyson Fury. Promotor Eddie Hearn menyebut masih banyak "bab yang harus ditulis" dalam karier Joshua, dimulai dari pertemuan dengan Fury yang direncanakan tahun ini. Namun, Joshua menolak teralihkan. "Kami tidak ingin bicara soal Tyson Fury. Hormat, saya sudah melakukan semua media tentang masa depan. Fokus kami adalah Prenga dan timnya," tegasnya.
Joshua, 36 tahun, mengaku sudah menghadapi berbagai tipe lawan: petinju tercepat, terkuat, penantang, hingga juara. Ia pernah jatuh dan bangkit, bahkan KO, tapi kini merasa siap 100 persen. "Saya berdiri kuat hari ini dan siap menghadapi tantangan," katanya. Prenga, petinju Albania yang berbasis di New Jersey, dipandang sebagai underdog. Manajernya, Keith Sullivan, menyebut laga ini sebagai "momen Rocky nyata", sementara Prenga optimistis bisa menang KO. Joshua hanya tersenyum mendengar klaim itu: "Dia bisa KO saya? Saya sungguh tidak percaya. Tapi hanya Tuhan yang tahu."
Bagi penggemar tinju Indonesia, duel Joshua vs Fury adalah pertaruhan gengsi kelas berat yang dinanti sejak lama. Jika keduanya sama-sama menang akhir pekan ini, negosiasi untuk laga super tersebut akan memasuki babak baru. Namun, Joshua mengingatkan semua pihak untuk tidak melompat terlalu jauh. "Siapa pun bisa hadir pada Sabtu. Semakin banyak tiket terjual, semakin baik," ujarnya diplomatis.
Pertanyaan besarnya: akankah Joshua mampu melewati rintangan pertama tanpa cedera, dan apakah Fury akan menyelesaikan tugasnya di Thailand? Jika ya, dunia tinju akan menyaksikan salah satu duel terbesar dalam sejarah kelas berat Inggris.



