Coco Gauff Melaju ke Perempat Final AS Terbuka: Kemenangan Meyakinkan atas Iva Jovic
Baca dalam 60 detik
- Coco Gauff mengalahkan Iva Jovic 6-1, 6-4 untuk melaju ke perempat final AS Terbuka.
- Kemenangan ini memperpanjang dominasi Gauff di Flushing Meadows, tempat ia meraih gelar Grand Slam pertamanya pada 2023.
- Gauff akan menghadapi Mirra Andreeva, yang juga mantan juara Prancis Terbuka, dalam duel yang dinanti.

NEW YORK โ Coco Gauff, unggulan keempat, memastikan langkahnya ke perempat final AS Terbuka setelah menaklukkan rekan senegaranya, Iva Jovic, dengan skor telak 6-1, 6-4 di Arthur Ashe Stadium, Senin (9/9) waktu setempat. Kemenangan ini menegaskan ambisi Gauff untuk merebut gelar Grand Slam ketiganya, sekaligus mempertahankan dominasinya di turnamen yang menjadi saksi kebangkitannya pada 2023.
Pertandingan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut memperlihatkan kesenjangan kelas antara kedua petenis Amerika Serikat. Jovic, yang tampil impresif di babak sebelumnya dengan menyingkirkan Alexandra Eala lewat tiga set, kesulitan menghadapi servis Gauff yang semakin matang dan pukulan-pukulan keras nan akurat. Gauff, yang sempat kehilangan servis di awal laga, segera bangkit dan merebut dua break berturut-turut untuk menutup set pertama dalam waktu 36 menit.
Memasuki set kedua, Jovic mencoba memberikan perlawanan. Ia berhasil mempertahankan servisnya dua kali dan sempat mematahkan servis Gauff, mencuri momentum untuk sementara. Namun, konsistensi menjadi masalah utama bagi remaja 18 tahun itu. Jovic mengakhiri pertandingan dengan 30 unforced errors berbanding hanya sembilan winner. Kegagalan menjaga ritme membuatnya kehilangan servis lagi, dan Gauff dengan tenang menuntaskan kemenangan saat ia melayani untuk merebut set kedua.
Kemenangan ini membawa Gauff berhadapan dengan petenis Rusia, Mirra Andreeva, di perempat final. Duel ini menarik karena keduanya merupakan juara Prancis Terbuka dalam dua edisi terakhir. Andreeva, yang tahun ini menjuarai Roland Garros, diprediksi akan memberikan ujian yang jauh lebih berat dibanding Jovic. Gauff sendiri mengaku siap menghadapi tantangan tersebut dan menegaskan bahwa ia akan bermain agresif sejak awal.
Bagi penggemar tenis Indonesia, performa Gauff di Flushing Meadows selalu menarik disimak. Gaya bermainnya yang atletis dan mentalitas juaranya menjadi inspirasi bagi petenis muda Tanah Air yang mulai meniti karier di turnamen internasional. Selain itu, kesuksesan Gauff juga menunjukkan bahwa kerja keras dan konsistensi adalah kunci untuk bersaing di level tertinggi, sebuah pelajaran yang relevan bagi perkembangan tenis Indonesia yang tengah berupaya melahirkan bintang-bintang baru.
Di sisi lain, kegagalan Jovic menjadi catatan tersendiri. Meski tampil impresif di babak-babak awal, ketidakmampuan mengendalikan emosi dan mengurangi kesalahan sendiri menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Para pengamat menilai Jovic memiliki potensi besar, tetapi ia perlu belajar dari pengalaman berharga ini untuk tampil lebih matang di turnamen-turnamen berikutnya.
Dengan kemenangan ini, Gauff semakin dekat dengan impiannya meraih gelar Grand Slam ketiga. Namun, jalan menuju trofi masih panjang. Ia harus melewati hadangan Andreeva yang tengah dalam performa terbaiknya. Pertanyaannya, akankah Gauff mampu mempertahankan konsistensinya dan kembali mengangkat trofi di hadapan publik sendiri? Atau justru Andreeva yang akan mengejutkan dunia tenis dengan menembus semifinal pertamanya di New York? Semua akan terjawab dalam laga yang dinanti-nanti tersebut.



