Raja Charles dan Ratu Camilla Hadiri Pembukaan Commonwealth Games 2026 dengan Tardis Doctor Who
Baca dalam 60 detik
- Pasangan kerajaan Inggris tiba di upacara pembukaan Commonwealth Games 2026 di Glasgow menggunakan replika Tardis dari serial Doctor Who, disambut meriah.
- Dalam pidatonya, Raja Charles menyerukan aksi global mengurangi polusi plastik demi melindungi lautan, sejalan dengan target konservasi 30% laut dunia pada 2030.
- Acara pembukaan juga dimeriahkan oleh parade atlet dan penampilan musisi internasional, menandai dimulainya pesta olahraga antar negara Persemakmuran.

Raja Charles III dan Ratu Camilla membuat kejutan di upacara pembukaan Commonwealth Games 2026 di Glasgow, Skotlandia, dengan tiba di dalam Tardis—kotak polisi biru ikonik dari serial fiksi ilmiah Doctor Who. Momen spektakuler itu menjadi sorotan utama perhelatan yang berlangsung di The Hydro arena pada Kamis (23/7/2026).
Kedatangan pasangan kerajaan diawali dengan pemutaran film pendek yang menampilkan atlet legendaris Sir Chris Hoy dan aktor Greg McHugh yang bertugas mengatur transportasi bagi Raja dan Ratu. Dalam film tersebut, Tardis melesat melewati landmark Skotlandia seperti Loch Ness dan Kastil Edinburgh, diiringi tema musik khas Doctor Who, sebelum akhirnya muncul di panggung arena. Raja Charles dan Ratu Camilla kemudian melangkah keluar dari Tardis, disambut tepuk tangan ribuan penonton.
Setelah tiba, mereka diantar ke kotak kerajaan oleh Hoy dan McHugh, dan disambut langsung oleh Perdana Menteri Inggris yang baru, Andy Burnham. Acara dilanjutkan dengan pidato pembukaan dari Raja Charles, yang tidak hanya meresmikan pesta olahraga, tetapi juga menyampaikan pesan lingkungan yang kuat.
Dalam pidatonya, Raja Charles menekankan pentingnya mengatasi polusi plastik yang mengancam lautan dan kesehatan manusia. "Estafet kali ini membawa pesan lain—untuk membantu menghilangkan polusi plastik yang merusak lautan dan jalur air kita, serta berdampak pada kesehatan manusia," ujarnya. Ia juga menyerukan perlindungan 30% lautan dunia pada 2030 sebagai bagian dari upaya global menjaga ekosistem laut dan sumber daya perikanan.
Bagi Indonesia, isu polusi plastik dan konservasi laut memiliki relevansi tinggi. Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, Indonesia menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah plastik laut. Seruan Raja Charles ini dapat menjadi pengingat bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk memperkuat komitmen dalam mengurangi sampah plastik, sejalan dengan target nasional pengurangan limbah laut hingga 70% pada 2025. Selain itu, inisiatif kawasan konservasi laut yang digaungkan dalam pidato kerajaan sejalan dengan program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia.
Upacara pembukaan juga dimeriahkan oleh parade kontingen atlet dari seluruh negara Persemakmuran, serta penampilan musisi papan atas seperti Eve, Callum Beattie, Nathan Evans, dan Tom Walker. Commonwealth Games 2026 menjadi ajang olahraga terbesar kedua setelah Olimpiade, dengan ribuan atlet berkompetisi di berbagai cabang olahraga.
Ke depan, momen ini tidak hanya menjadi catatan sejarah bagi Kerajaan Inggris, tetapi juga momentum bagi negara-negara anggota Persemakmuran untuk bersatu dalam aksi lingkungan. Apakah pesan Raja Charles tentang polusi plastik akan diikuti dengan kebijakan konkret dari negara-negara peserta, termasuk Indonesia? Jawabannya akan terlihat dalam komitmen bersama yang dihasilkan dari perhelatan ini.



