Pozzo Family Orchestrates Triple Transfer: Udinese Kirim Tiga Pemain ke Watford
Baca dalam 60 detik
- Udinese resmi melepas Iker Bravo, Martin Payero, dan Jordan Zemura ke Watford dalam satu paket transfer permanen.
- Kedua klub masih berada di bawah kepemilikan keluarga Pozzo, memungkinkan transaksi pemain dengan syarat khusus.
- Zemura, bek kiri asal Zimbabwe, akan kembali ke London tempat ia dibesarkan setelah menjalani karier di Bournemouth dan Udinese.

Udinese dan Watford kembali menunjukkan eratnya hubungan bisnis di bawah naungan keluarga Pozzo. Klub Serie A tersebut menyelesaikan transfer tiga pemain sekaligus ke Watford, klub Championship Inggris, dalam satu jendela transfer yang sama. Iker Bravo, Martin Payero, dan Jordan Zemura resmi menjadi milik The Hornets dengan status permanen.
Kebijakan transfer antar klub yang masih satu kepemilikan memang bukan hal baru bagi Pozzo. Sejak mengakuisisi Udinese pada 1986 dan kemudian Watford pada 2012, keluarga asal Italia ini kerap memindahkan pemain di antara kedua klub dengan nilai yang menguntungkan. Langkah terbaru ini mempertegas strategi tersebut, di mana Udinese bertindak sebagai pemasok bakat bagi Watford.
Iker Bravo, penyerang berusia 21 tahun asal Spanyol, menjadi yang pertama menyelesaikan kepindahan. Ia telah menandatangani kontrak setelah menjalani tes medis di London. Bravo bergabung dengan Udinese dari Bayer Leverkusen pada 2024 dan menghabiskan enam bulan terakhir dengan status pinjaman di Las Palmas. Kini, ia akan mencoba peruntungan di sepak bola Inggris bersama Watford.
Martin Payero, gelandang internasional Argentina, menyusul langkah Bravo. Pemain berusia 26 tahun itu sebelumnya memperkuat Cremonese dengan status pinjaman musim lalu. Payero bukanlah wajah asing di Inggris karena ia pernah bermain untuk Middlesbrough pada 2021-2022. Ia bergabung dengan Udinese pada 2023 dan kini kembali ke Inggris secara permanen. Menurut laporan Sky Sport Italia, Payero juga telah menjalani tes medis di Inggris.
Jordan Zemura menjadi pemain ketiga yang akan menyusul dalam 24-48 jam ke depan. Bek kiri asal Zimbabwe ini lahir di London dan sempat menimba ilmu di akademi QPR dan Charlton Athletic sebelum pindah ke Bournemouth. Ia bergabung dengan Udinese pada 2023 dan kini kembali ke kampung halamannya. Kepindahan ini menjadi semacam pulang kampung bagi Zemura, yang akan memperkuat lini belakang Watford.
Bagi Watford, kedatangan tiga pemain ini diharapkan dapat memperkuat skuad untuk bersaing di Championship. Musim lalu, Watford finis di posisi ke-11 dan gagal promosi. Dengan tambahan pemain berpengalaman seperti Payero yang pernah merasakan sepak bola Inggris, serta potensi Bravo dan Zemura, The Hornets optimistis dapat tampil lebih baik musim depan.
Di sisi lain, Udinese tampaknya melakukan perampingan skuad sambil tetap menjaga hubungan baik dengan Watford. Strategi ini memungkinkan Udinese untuk mendatangkan pemain baru tanpa terbebani gaji pemain yang tidak masuk rencana. Pertanyaannya, apakah langkah ini akan cukup untuk membawa Watford kembali ke Premier League? Atau justru sebaliknya, Udinese akan kehilangan pemain potensial yang bisa berkembang di Serie A?



