Leeds United Incar Lagi Pemain Serie A: Yunus Musah, Si Serba Bisa dari AC Milan
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan membuka negosiasi dengan AC Milan untuk merekrut gelandang serba bisa Yunus Musah dengan opsi pinjaman senilai ยฃ15 juta.
- Musah, yang pernah dipuji sebagai pemain lengkap oleh Stefano Pioli, diharapkan bisa mengulangi sukses Noah Okafor yang menjadi andalan Leeds setelah dibeli dari Milan.
- Jika transfer jadi, Musah akan menambah kedalaman skuad Leeds dengan fleksibilitas posisi dari gelandang tengah hingga bek sayap, krusial untuk Premier League yang padat.

Leeds United kembali menunjukkan agresivitasnya di bursa transfer musim panas dengan mengincar gelandang AC Milan, Yunus Musah. Klub asal Yorkshire Barat itu dikabarkan telah membuka pembicaraan dengan Rossoneri untuk memboyong pemain timnas Amerika Serikat tersebut, baik melalui skema pinjaman maupun transfer permanen senilai sekitar ยฃ15 juta.
Musah, yang menghabiskan musim lalu dipinjamkan ke Atalanta, disebut-sebut ingin meninggalkan San Siro setelah kehilangan tempat utama di bawah pelatih anyar Milan, Ruben Amorim. Laporan dari media Italia, Corriere dello Sport, menyebut Leeds belum mengajukan tawaran resmi, tetapi negosiasi awal sudah berlangsung. Milan sendiri dikabarkan bersedia melepas pemain berusia 23 tahun itu dengan opsi pinjaman yang disertai kewajiban pembelian.
Langkah ini mengingatkan pada strategi Leeds yang sukses merekrut Noah Okafor dari Milan dua musim lalu. Okafor, yang dibanderol ยฃ18 juta, sempat diragukan karena hanya mencetak satu gol di Serie A pada musim 2024/25. Namun, pemain asal Swiss itu justru menjadi pahlawan bagi Leeds pada akhir musim 2025/26 dengan tiga gol krusial di bulan April yang menyelamatkan tim dari degradasi. Kini, Musah diharapkan bisa mengikuti jejak sang mantan rekan setim.
Yang membuat Musah menarik adalah fleksibilitasnya. Mantan pelatih Milan, Stefano Pioli, pernah menyebutnya sebagai "pemain lengkap" karena mampu bermain di berbagai posisi. Selama kariernya bersama Valencia, Milan, dan Atalanta, Musah pernah ditempatkan sebagai gelandang tengah, gelandang sayap, hingga bek sayap. Kemampuan ini dinilai sangat berharga bagi Leeds yang akan menghadapi padatnya jadwal Premier League. Rekan setimnya di Leeds, Daniel James, juga memuji Okafor karena serba bisa, dan Musah dianggap lebih fleksibel lagi.
Bagi Leeds, merekrut pemain dari Serie A bukanlah hal baru. Sebelum Okafor, mereka sukses mendatangkan bek Jaka Bijol dari Italia, dan baru saja mengeluarkan dana besar untuk Tarik Muharemoviฤ dari Sassuolo seharga ยฃ34,1 juta. Pola ini menunjukkan kepercayaan direksi Leeds terhadap kualitas pemain yang berasal dari liga Italia. Jika Musah bergabung, ia akan menjadi bagian dari skuad yang juga diperkuat Harry Wilson yang direkrut secara gratis dari Fulham.
Namun, ada risiko yang perlu dipertimbangkan. Musah belum menunjukkan performa konsisten di level tertinggi. Di Milan, ia kerap menjadi pemain pelapis, dan masa peminjamannya di Atalanta tidak terlalu menonjol. Meski demikian, Leeds punya pengalaman mengubah pemain yang sempat dianggap gagal di Italia menjadi bintang, seperti yang terjadi pada Okafor. Faktor adaptasi juga diyakini tidak akan menjadi masalah besar karena Musah sudah malang melintang di berbagai kompetisi Eropa.
Dari sisi strategi, langkah Leeds ini masuk akal. Dengan jadwal Premier League yang padat, memiliki pemain serba bisa seperti Musah memberikan fleksibilitas taktis bagi pelatih Daniel Farke. Ia bisa diandalkan sebagai gelandang bertahan, gelandang serang, atau bahkan menempati posisi sayap jika diperlukan. Kemampuan bertahan dan menyerang yang dimilikinya membuatnya cocok untuk sistem yang membutuhkan transisi cepat.
Kabar ini juga menarik perhatian penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti perkembangan pemain diaspora. Musah, yang lahir di New York dari orang tua Ghana, memilih membela Timnas AS. Namun, popularitasnya di Indonesia cukup tinggi berkat penampilannya di Piala Dunia 2022. Jika ia pindah ke Leeds, sorotan terhadap klub ini di Indonesia kemungkinan akan meningkat, terutama jika ia tampil reguler di Premier League.
Ke depannya, keputusan akhir ada di tangan kedua klub. Leeds harus segera mengajukan tawaran resmi jika ingin mengamankan jasa Musah, mengingat ada klub lain yang juga dikabarkan tertarik. Bagi Milan, melepas Musah dengan harga ยฃ15 juta bisa menjadi keuntungan mengingat ia tidak masuk dalam rencana Amorim. Pertanyaannya, akankah Musah menjadi Okafor baru di Elland Road, atau justru menjadi investasi yang sia-sia?



