Art of Speed Malaysia 2026: Panggung Kustom Asia yang Kian Bergema
Baca dalam 60 detik
- Festival otomotif dan musik terbesar di Asia Tenggara ini memasuki edisi ke-15 dengan menghadirkan lebih dari 20 peserta internasional, termasuk Liberty Walk dan Hot Wheels.
- SoundCircus Festival tahun ini akan menampilkan enam panggung dengan deretan musisi seperti Ella x Cokelat dan Nadin Amizah, menjadikannya perhelatan musik paling ambisius.
- Pemenang AOS Invitational Build-Off berhak memamerkan karyanya di Yokohama Hot Rod Custom Show 2026, membuka peluang eksposur global bagi builder lokal.

Art of Speed Malaysia (AOS) 2026 siap menggebrak Malaysia Agro Exposition Park, Serdang (MAEPS) pada 1-2 Agustus mendatang, menandai 15 tahun perjalanan festival kustom dan counter culture terbesar di Asia. Mengusung tema "Summer Festival - Kustom Bergaya", ajang ini bukan sekadar pameran otomotif, melainkan perpaduan antara gaya hidup otomotif dan pertunjukan musik langsung yang dirancang untuk menarik pengunjung dari seluruh kawasan.
Dengan luas area indoor mencapai 452.084 kaki persegi dan lahan outdoor seluas 320 hektar, MAEPS akan menjadi saksi kehadiran para tokoh kustom dunia. Dari Jepang, nama-nama seperti Wataru Kato dari Liberty Walk, Yokomizo Gaku dari Hawgholic, dan Yoshiki Okubo dari Vise Clothing dipastikan hadir. Tak ketinggalan, Ronald Wong, Lead Product Designer untuk lini Hot Wheels Premium, akan bertemu langsung dengan para kolektor. Partisipasi dari Indonesia juga kuat: SixtySick Paintlab membawa 20 seniman pinstripe, bersama Fahmi Freeflow, Mill Art, dan Irvine Jasta.
Salah satu daya tarik utama adalah SoundCircus Festival yang tahun ini mengusung enam panggung. Line-up musik mencakup Ella x Cokelat, Jemput Dengar featuring Sheila Majid, Nadin Amizah, serta perayaan 20 tahun Hujan dan 30 tahun Asian Hardcore. Tiket festival bersifat terpisah, dengan harga bervariasi mulai dari RM89 untuk one-day pass general admission hingga RM199 untuk Rockzone. Bagi pengunjung yang ingin kenyamanan ekstra, tersedia layanan valet VIP parking seharga RM30 per hari.
Kompetisi AOS Invitational Build-Off kembali mempertemukan delapan builder motor kustom lokal terbaik. Mereka akan bersaing memperebutkan hadiah uang tunai dan kesempatan langka: motor karya pemenang akan dipamerkan di The 34th Yokohama Hot Rod Custom Show 2026 di Jepang. Tahun ini, peserta yang terpilih antara lain Chaos Custom, Valley Machines, Rocketeer Custom Art, Bad Soul Cycle Custom, Mujo Joros, AR Choppers, Fazben Custom, dan Sedarah MC.
Bagi penggemar Hot Wheels, kehadiran Hot Wheels Collectors Convention Malaysia (HWCCM) edisi keempat menjadi kabar gembira. Acara ini akan menampilkan mobil koleksi eksklusif Nissan Skyline GT-R VยทSpec II (BNR34) dengan nomor seri unik, dilengkapi lisensi resmi Nissan serta decal Motul dan Yokohama. Ronald Wong akan hadir untuk berbagi wawasan tentang desain die-cast. Selain itu, area pameran akan menampilkan deretan Nissan Skyline GT-R milik Malaysia Skyline Owners Group (MSOG).
Kolaborasi dengan Astro Shaw untuk film "Terbang" juga akan meramaikan acara, termasuk sesi temu penggemar dan pameran kendaraan utama film tersebut. Sementara itu, area Brotherhood Rally di Outdoor ThunderCircus akan menjadi tempat berkumpulnya klub motor dari seluruh Malaysia dan kawasan regional. Forum "Kustom & Koffee Talk" yang dipandu Daniel Sherman Fernandez akan membahas tren terkini industri otomotif pada Sabtu siang.
Bagi pengunjung Indonesia, AOS 2026 menawarkan gambaran bagaimana festival kustom dapat menjadi magnet pariwisata dan kreativitas. Dengan partisipasi aktif dari komunitas Indonesia seperti Kustomfest dan BBQ Ride, ajang ini sekaligus menjadi ajang networking dan inspirasi bagi para pegiat otomotif Tanah Air. Kehadiran Liberty Walk untuk pertama kalinya di Asia Tenggara juga menandai pengakuan internasional terhadap potensi pasar kustom regional.
Dengan tiket early bird yang masih tersedia, pertanyaan besarnya adalah: akankah antusiasme pengunjung mampu melampaui edisi sebelumnya, dan bagaimana dampaknya terhadap perkembangan budaya kustom di Indonesia dan Asia Tenggara?



