Kick-off Dramatis di Sydney: Irlandia Bungkam Australia Lewat Penalti Terakhir yang Gagal
Baca dalam 60 detik
- Irlandia menang dramatis 33-31 atas Australia setelah tendangan penalti Ben Donaldson melenceng di detik akhir.
- Australia unggul 12 poin di babak pertama, tetapi Irlandia bangkit dengan lima try, termasuk satu dari pemain pengganti Tom Clarkson.
- Kekalahan ini menjadi pahit bagi pelatih Australia Joe Schmidt yang gagal mengalahkan mantan timnya di hadapan publik sendiri.

Sebuah tendangan penalti jarak jauh yang gagal dari pemain pengganti Australia, Ben Donaldson, memastikan kemenangan comeback Irlandia dalam laga Nations Championship yang menegangkan di Sydney, Sabtu (5/7). Dengan waktu sudah habis, Donaldson melepaskan tendangan dari sisi kanan yang melenceng ke kanan tiang gawang, membuat Wallabies gagal memutus rekor enam kekalahan beruntun melawan Irlandia sejak 2018.
Padahal, Australia tampil impresif di babak pertama. Lima try berhasil dicetak oleh Dylan Pietsch, Jock Campbell, Josh Canham, Ryan Lonergan, dan Tate McDermott, membawa tuan rumah unggul 26-21 saat turun minum. Namun, Irlandia yang diperkuat pemain kunci seperti Hugo Keenan dan Jamison Gibson-Park, perlahan membalikkan keadaan di babak kedua. Try dari Keenan dan Clarkson pada menit ke-77 menjadi penentu kemenangan 33-31 bagi tim tamu.
Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi kedua tim yang sama-sama kehilangan sejumlah pemain inti. Irlandia tanpa Mack Hansen, Rob Baloucoune, Caelan Doris, dan Jack Crowley, sementara Australia harus bermain tanpa beberapa pemain reguler. Meski demikian, kualitas permainan yang ditampilkan tetap tinggi, dengan tempo cepat dan serangan balik mematikan dari kedua sisi.
Bagi Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik karena menunjukkan bagaimana tekanan mental dan ketahanan fisik menjadi faktor penentu di level tertinggi rugby. Pelajaran tentang manajemen tekanan di menit-menit akhir bisa diadaptasi dalam konteks olahraga nasional, terutama dalam menghadapi turnamen internasional. Selain itu, kegagalan Donaldson mengingatkan pada pentingnya eksekusi yang tenang di momen krusial, sebuah pelajaran berharga bagi atlet muda Indonesia.
Pelatih Australia Joe Schmidt, yang sebelumnya menangani Irlandia, harus menerima kenyataan pahit gagal mengalahkan mantan timnya di hadapan publik sendiri. Sementara itu, pelatih Irlandia Andy Farrell memuji semangat juang anak asuhnya. "Kami tidak bermain sempurna, tetapi karakter yang ditunjukkan luar biasa. Kami pantas menang," ujarnya usai pertandingan.
Dengan hasil ini, Irlandia melanjutkan persiapan menuju Piala Dunia 2027 dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka akan menghadapi Jepang di Newcastle pada 11 Juli, sementara Australia akan menjamu Prancis. Pertanyaan besarnya: mampukah Wallabies bangkit dari kekalahan dramatis ini, atau justru semakin terpuruk di bawah tekanan publik sendiri?



