All Blacks Menang Dramatis atas Prancis di Laga Pembuka Nations Championship
Baca dalam 60 detik
- Will Jordan mencetak dua try untuk membawa Selandia Baru menang 33-31 atas Prancis dalam laga pembuka Nations Championship yang sengit di Christchurch.
- Prancis, tanpa bintang Antoine Dupont dan Louis Bielle-Biarrey, tetap memberikan perlawanan ketat dengan empat try, namun gagal meraih kemenangan langka di tanah Selandia Baru.
- Kemenangan ini menjadi awal positif bagi pelatih anyar All Blacks, Dave Rennie, dan menegaskan dominasi tuan rumah di kandang sendiri.

Will Jordan menjadi bintang kemenangan dramatis Selandia Baru atas Prancis dalam laga pembuka Nations Championship yang berlangsung di Christchurch, Sabtu (8/7/2025). Pemain sayap produktif itu mencetak dua try, termasuk satu di menit-menit kritis, untuk memastikan kemenangan 33-31 bagi tuan rumah.
Pertandingan yang diwarnai sembilan try ini menjadi ujian berat bagi All Blacks yang baru ditangani Dave Rennie. Meski tanpa beberapa pilar utama, Prancis tampil impresif dan nyaris membalikkan keadaan di akhir laga. Namun, pengalaman dan ketenangan Selandia Baru dalam mengelola tekanan menjadi pembeda.
Bagi Rennie, yang baru mengambil alih kursi pelatih, hasil ini menjadi modal berharga. "Prancis bermain sangat berkualitas. Mereka memberi tekanan luar biasa, tetapi saya bangga dengan respons para pemain," ujar kapten Ardie Savea seusai pertandingan.
Prancis memulai laga dengan gemilang. Damian Penaud, yang sempat dicoret dari skuad Six Nations, mencetak try pada menit kedua. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Jordan membalas dengan try spektakuler di sudut lapangan, mengabaikan upaya keras Theo Attissogbe yang mencoba mendorongnya keluar.
Babak pertama berlangsung sengit dengan kedua tim saling bergantian memimpin. Selandia Baru unggul 17-11 di babak pertama berkat try dari Peter Lakai dan Cam Roigard. Namun, Prancis bangkit di babak kedua melalui try Antoine Hastoy dan Attissogbe, sebelum Jordan kembali menjadi pahlawan dengan try keduanya pada menit ke-71.
Prancis sempat memperkecil ketertinggalan melalui Matthieu Jalibert pada menit ke-78, tetapi gagal menyelesaikan comeback. "Kami hampir menang, tetapi beberapa keputusan dan eksekusi di momen krusial menjadi penentu," kata pelatih Prancis Fabien Galthie.
Bagi Indonesia, laga ini menjadi tontonan menarik karena menunjukkan perkembangan rugby global. Nations Championship, yang baru pertama kali digelar, diharapkan meningkatkan popularitas olahraga ini di Asia, termasuk Indonesia yang mulai mengembangkan rugby.
Selandia Baru akan menjamu Italia akhir pekan depan, sementara Prancis bertandang ke Australia. Kedua tim diprediksi akan kembali tampil agresif untuk mengamankan posisi di klasemen awal.



