Kylie Kelce Pilih Bicara Positif soal Tubuh di Depan Anak, Meski Hati Berkata Lain
Baca dalam 60 detik
- Kylie Kelce secara sadar memuji bentuk tubuhnya di depan keempat putrinya untuk menanamkan citra diri yang sehat.
- Ia mengaku kerap berkata sebaliknya dari apa yang dipikirkan, seperti saat seorang anak mengira perutnya masih hamil.
- Langkah ini dinilai penting di tengah maraknya tekanan sosial terhadap penampilan ibu pasca-melahirkan.

Kylie Kelce memilih untuk selalu berbicara positif tentang tubuhnya di depan anak-anaknya, meski di dalam hati ia kerap bergulat dengan perasaan sebaliknya. Ibu empat anak ini sadar betul bahwa kata-kata yang keluar dari mulutnya bisa membentuk cara pandang putri-putrinya terhadap citra tubuh di masa depan.
Dalam episode terbaru siniar Not Gonna Lie, Kylie mengaku kepada atlet rugbi Olimpiade Ilona Maher bahwa ia sengaja merangkai kalimat-kalimat positif tentang fisiknya. “Kadang butuh usaha sadar untuk bicara baik tentang tubuh di depan anak-anak. Saya mengatakan hal yang berlawanan dengan apa yang otak saya katakan,” ujar perempuan 34 tahun itu.
Salah satu momen yang ia kenang adalah ketika putrinya, Elliotte, berkomentar bahwa perut Kylie terlihat “sangat lembek”. Alih-alih merasa tersinggung, Kylie justru mengingatkan dirinya sendiri bahwa tubuhnya telah berubah setelah empat kali mengandung. “Perutmu jelas tidak akan sama, Kylie! Kamu membawa empat manusia. Perutmu cukup besar untuk memuat bayi 3,8 kilogram sebanyak empat kali. Itu gila!” katanya menirukan suara hatinya.
Fenomena ini bukan sekadar obrolan ringan. Di Indonesia, tekanan terhadap penampilan fisik ibu pasca-melahirkan juga marak, terutama di media sosial. Banyak ibu merasa tidak percaya diri karena tubuh tidak kembali seperti sebelum hamil. Psikolog anak dan keluarga menilai bahwa kebiasaan orang tua berbicara negatif tentang tubuh sendiri dapat ditiru anak dan memicu masalah citra diri di kemudian hari.
Kylie juga bercerita tentang insiden saat seorang putrinya mengatakan bahwa ia tampak hamil karena rok yang dikenakan. “Saya bilang, ‘Oh tidak, itu tempat organ Mama. Mama membawa kalian berempat di perut ini, betapa istimewanya itu’,” kenangnya. Meski demikian, Kylie mengakui bahwa rok tersebut akhirnya ia simpan jauh-jauh. “Dia tidak akan melihat cahaya hari untuk beberapa waktu,” candanya.
Di sisi lain, calon ipar Kylie, penyanyi Taylor Swift, juga mengungkapkan keinginan memiliki anak bersama tunangannya, Travis Kelce. Dalam lagu Wi$h Li$t, Taylor bernyanyi tentang impian memiliki beberapa anak dan kehidupan rumah tangga yang tenang. Kabar pernikahan mereka disebut-sebut akan digelar di Madison Square Garden pada akhir pekan Hari Kemerdekaan AS.
Langkah Kylie menjadi pengingat bahwa menjadi ibu bukan berarti harus mengabaikan perasaan sendiri, namun tetap bisa menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Pertanyaannya, mampukah para ibu di Indonesia melakukan hal serupa di tengah derasnya standar kecantikan yang kerap tidak realistis?



