Milan Pasang Harga Rp1 Triliun untuk Rafael Leao, Manchester United dan Tottenham Jadi Incaran
Baca dalam 60 detik
- AC Milan mematok banderol โฌ60-70 juta untuk Rafael Leao, dengan opsi pinjaman plus kewajiban tebus di akhir musim.
- Penampilan Leao yang inkonsisten dan gagal lolos ke Liga Champions membuat klub Italia itu siap melepas pemain termahalnya.
- Manchester United dan Tottenham Hotspur disebut sebagai calon pembeli utama, meski negosiasi masih dalam tahap awal.

AC Milan akhirnya membuka pintu keluar untuk Rafael Leao. Klub raksasa Italia itu dikabarkan telah bertemu dengan perwakilan pemain asal Portugal tersebut dan menetapkan harga jual di kisaran โฌ60-70 juta, setara lebih dari Rp1 triliun. Langkah ini diambil setelah musim yang mengecewakan bagi Leao, yang gagal membawa Rossoneri lolos ke Liga Champions.
Leao, yang didatangkan dari Lille pada 2019 dengan total biaya mencapai โฌ49,5 juta, mengalami musim yang sulit di bawah asuhan pelatih Max Allegri. Ia kerap ditempatkan di posisi yang tidak sesuai, yakni sebagai penyerang tengah, dan beberapa kali bereaksi emosional saat ditarik keluar lebih awal. Kegagalan Milan menembus empat besar Serie A menjadi puncak frustrasi, yang berujung pada pemecatan Allegri dan kedatangan Ruben Amorim.
Kontrak Leao di San Siro masih berlaku hingga Juni 2028, namun negosiasi perpanjangan telah mandek selama berbulan-bulan. Situasi ini mendorong direksi Milan untuk mengambil sikap tegas: menjual sang pemain termahal klub daripada kehilangan nilainya secara perlahan. Menurut laporan Sky Sport Italia dan MilanNews, pertemuan dengan agen Leao pekan ini mengonfirmasi bahwa pemain berusia 25 tahun itu tersedia dengan skema transfer langsung maupun pinjaman dengan kewajiban tebus di akhir musim.
Meski demikian, minat awal justru datang dari klub Turki, Galatasaray dan Fenerbahce. Namun, Leao dikabarkan lebih memilih petualangan di Premier League atau LaLiga. Dalam wawancara dengan media Portugal, ia mengakui hasratnya bermain di dua liga teratas Eropa tersebut. Manchester United disebut sebagai kandidat utama, meskipun Setan Merah saat ini memiliki prioritas lain di bursa transfer. Sementara itu, Tottenham Hotspur yang kini ditangani Roberto De Zerbi juga masuk dalam radar.
Bagi Milan, menjual Leao sebelum Piala Dunia 2026 menjadi prioritas. Manajemen klub tidak ingin terjebak dengan pemain yang tidak bahagia dan kontraknya terus menipis tanpa ada tawaran serius. Situasi ini mengingatkan pada kasus pemain bintang lain yang nilainya anjlok karena spekulasi berkepanjangan.
Dari sudut pandang Indonesia, pergerakan Leao bisa berdampak pada persaingan di Premier League yang banyak ditonton penggemar sepak bola Tanah Air. Jika ia bergabung dengan Manchester United atau Tottenham, daya tarik kedua klub di Indonesia akan semakin besar, terutama dari sisi komersial dan penjualan jersey. Selain itu, kepindahan Leao ke Inggris juga bisa membuka peluang bagi pemain Asia Tenggara untuk bermain di klub besar Eropa, mengingat Leao adalah contoh pemain muda yang sukses menembus elite sepak bola Eropa.
Pertanyaan selanjutnya adalah: akankah Manchester United atau Tottenham bergerak cepat, atau justru klub LaLiga seperti Real Madrid atau Barcelona yang akan mencuri perhatian? Dengan harga yang relatif terjangkau untuk pemain sekaliber Leao, persaingan di bursa transfer musim panas mendatang diprediksi akan memanas.



