Sembuh dari Cedera, Mohamed Salah Kembali Berlatih Penuh Menjelang Lawan Australia
Baca dalam 60 detik
- Mohamed Salah kembali mengikuti latihan bersama timnas Mesir setelah mengalami cedera hamstring, meningkatkan peluangnya tampil di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
- Kapten Mesir itu absen saat laga melawan Iran dan kondisinya sempat diragukan, namun kehadirannya di sesi latihan di Spokane memberikan kelegaan bagi tim.
- Mesir yang lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya sangat bergantung pada kontribusi Salah yang telah mencetak satu gol dan dua assist sejauh ini.

Kabar baik datang dari kubu timnas Mesir jelang laga hidup mati melawan Australia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Sang kapten, Mohamed Salah, telah kembali mengikuti sesi latihan bersama rekan setimnya setelah sebelumnya dikhawatirkan mengalami cedera hamstring yang serius.
Salah terpaksa ditarik keluar saat Mesir bermain imbang 1-1 melawan Iran di laga pamungkas grup G. Ketika itu, kondisi fisiknya langsung menjadi sorotan, mengingat perannya yang vital di lini depan. Namun, foto-foto yang diunggah akun resmi Federasi Sepak Bola Mesir di Facebook menunjukkan Salah tersenyum lebar saat berlatih di Spokane, Washington, tempat tim mempersiapkan diri. Unggahan tersebut bahkan disertai keterangan penuh optimisme: โThe King is back.โ
Kembalinya Salah menjadi suntikan moral yang signifikan bagi skuad asuhan pelatih Hossam Hassan. Mesir untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil melaju ke fase gugur setelah finis sebagai runner-up grup G dengan koleksi lima poin, hanya kalah selisih gol dari Belgia yang menjadi pemuncak klasemen. Pencapaian ini tentu tak lepas dari kontribusi Salah yang telah mencatatkan satu gol dan dua assist sepanjang turnamen.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, perjalanan Mesir di Piala Dunia 2026 tentu menarik perhatian. Selain karena faktor Salah yang sudah malang melintang di Liga Inggris bersama Liverpool, timnas Mesir juga kerap menjadi barometer kekuatan sepak bola Afrika. Kehadiran Salah di lapangan bisa menjadi pembeda, terutama saat menghadapi Australia yang dikenal memiliki pertahanan solid. Jika Mesir mampu melewati rintangan Australia, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi kejutan di turnamen ini.
Menurut analis sepak bola internasional, kondisi kebugaran Salah akan menjadi faktor kunci dalam strategi Mesir. โDia bukan hanya pencetak gol, tapi juga pengatur serangan. Tanpa dia, Mesir kehilangan kreativitas di lini depan,โ ujar seorang pengamat yang enggan disebut namanya. Namun, kembalinya Salah ke lapangan latihan setidaknya memberi sinyal bahwa cedera yang dialaminya tidak separah yang dikhawatirkan.
Laga kontra Australia sendiri diprediksi akan berjalan ketat. Kedua tim sama-sama memiliki motivasi tinggi untuk melaju ke babak 16 besar. Bagi Mesir, ini adalah kesempatan emas untuk menorehkan sejarah baru. Sementara Australia, yang lolos sebagai runner-up grup F, tentu tidak ingin menyia-nyiakan peluang. Pertanyaannya, akankah โThe Kingโ benar-benar kembali dan memimpin Mesir melangkah lebih jauh?



