Nathan Ake Sepakat Gabung Fenerbahce, Manchester City Kantongi £7 Juta
Baca dalam 60 detik
- Bek Belanda Nathan Ake dikabarkan telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Fenerbahce dalam transfer senilai £7 juta dari Manchester City.
- Kesepakatan ini terjadi setelah Ake kehilangan tempat utama di skuad Pep Guardiola musim lalu, hanya tampil sebagai starter dalam enam laga Premier League.
- Fenerbahce, yang tengah dalam masa kampanye presiden, berharap kedatangan Ake bisa memperkuat lini belakang menjelang musim baru.

Fenerbahce bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan mengincar bek Manchester City, Nathan Ake. Klub raksasa Turki itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan pemain berusia 31 tahun tersebut dan tengah merampungkan negosiasi akhir dengan The Citizens, dengan nilai transfer awal mencapai £7 juta atau sekitar Rp 140 miliar.
Menurut sumber internal, kesepakatan bisa meningkat hingga £8,5 juta jika memasukkan berbagai bonus tambahan. Ake, yang bergabung dengan City dari Bournemouth pada 2020 dengan harga £40 juta, kini hanya memiliki sisa satu tahun kontrak di Etihad Stadium. Manajemen City memang sudah memberi sinyal akan melepasnya di bursa ini, mengingat minimnya menit bermain yang ia dapatkan musim lalu.
Musim 2025/2026 menjadi musim paling sulit bagi Ake di bawah asuhan Pep Guardiola. Ia hanya mencatatkan 17 start di seluruh kompetisi, dengan enam di antaranya di Premier League. Kondisi ini kontras dengan musim-musim sebelumnya di mana ia menjadi andalan di lini pertahanan. Guardiola, yang menjalani musim terakhirnya bersama City, lebih sering memilih kombinasi Ruben Dias, John Stones, dan Manuel Akanji.
Fenerbahce sendiri tengah dalam masa transisi kepemimpinan. Calon presiden klub, Aziz Yildirim, menjadi motor di balik upaya mendatangkan Ake. Yildirim melihat pengalaman Ake di level tertinggi, termasuk tampil di Piala Dunia 2026 bersama Belanda, sebagai aset berharga. Dalam pernyataan resmi, Fenerbahce mengonfirmasi bahwa pemain yang pernah memperkuat Tim Oranye di Piala Dunia itu akan bergabung dengan kamp pelatihan tim di Austria setelah proses perizinan rampung.
Bagi Manchester City, penjualan Ake menjadi langkah logis dalam peremajaan skuad. Dengan dana segar sekitar £7-8,5 juta, City bisa mengalokasikan ulang sumber daya untuk target lain. Meski nominalnya jauh lebih kecil dibandingkan harga beli, City tetap diuntungkan karena Ake sudah memberikan kontribusi maksimal, termasuk treble winner musim 2022/2023.
Dari sisi Ake, kepindahan ke Fenerbahce memberinya kesempatan untuk kembali menjadi pemain reguler. Liga Turki memang tidak sekompetitif Premier League, namun Fenerbahce kerap tampil di Eropa dan memiliki basis suporter fanatik. Ini bisa menjadi tantangan baru bagi pemain yang sudah memenangkan hampir semua trofi di Inggris.
Jika transfer ini tuntas, Ake akan menjadi rekrutan ketiga Fenerbahce di bursa musim panas setelah sebelumnya mendatangkan beberapa pemain anyar. Klub Istanbul itu berambisi menantang dominasi Galatasaray dan Besiktas di Süper Lig, serta tampil kompetitif di kompetisi Eropa. Pertanyaannya, mampukah Ake beradaptasi cepat dengan gaya sepak bola Turki yang lebih fisik dan emosional?



