Mom's Touch Kembali ke Singapura, Gandeng Le Sserafim untuk Gebrakan Pemasaran
Baca dalam 60 detik
- Jaringan ayam goreng asal Korea Selatan, Mom's Touch, akan kembali membuka gerai di Singapura setelah vakum sejak 2022.
- Kepulangan ini ditandai dengan pemasangan papan iklan yang menampilkan grup K-pop Le Sserafim sebagai brand ambassador.
- Langkah ekspansi ini berpotensi memicu persaingan di pasar fast food Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang memiliki selera serupa.

Mom's Touch, jaringan restoran cepat saji asal Korea Selatan yang dikenal dengan menu ayam goreng dan burger ayamnya, dipastikan akan kembali meramaikan pasar Singapura setelah empat tahun absen. Kepastian ini muncul setelah papan iklan bertuliskan "Something fearless is coming to Singapore" terpampang di kawasan Chinatown, menampilkan personel grup K-pop Le Sserafim yang menjadi duta merek.
Sebelumnya, Mom's Touch sempat hadir di Singapura melalui anak usaha No Signboard Holdings, Hawker QSR. Namun, pada Februari 2022, seluruh gerainya di The Centrepoint, Paya Lebar Quarter, dan Eastwood Centre resmi ditutup. Kini, dengan kembalinya merek ini, Mom's Touch membawa strategi pemasaran baru yang menggandeng Le Sserafim—grup yang tengah naik daun di kancah K-pop global.
Papan iklan yang diunggah oleh pengguna X (sebelumnya Twitter) memperlihatkan kelima anggota Le Sserafim—Chaewon, Sakura, Yunjin, Kazuha, dan Eunchae—masing-masing memegang produk Mom's Touch. Tagline "Something fearless is coming to Singapore" menjadi plesetan dari moto grup tersebut. Langkah ini menunjukkan upaya Mom's Touch untuk menarik perhatian generasi muda, terutama penggemar K-pop yang loyal.
Kembalinya Mom's Touch ke Singapura tidak hanya sekadar ekspansi bisnis, tetapi juga menjadi indikasi meningkatnya pengaruh budaya Korea di Asia Tenggara. Bagi Indonesia, fenomena ini patut dicermati. Pasar fast food di Tanah Air juga sangat kompetitif, dengan pemain lokal dan internasional seperti KFC, McDonald's, dan Texas Chicken. Kehadiran Mom's Touch di Singapura bisa menjadi uji coba sebelum akhirnya merambah ke pasar Indonesia, mengingat kedekatan geografis dan selera konsumen yang mirip.
Menurut analis industri, kolaborasi dengan idola K-pop seperti Le Sserafim adalah strategi jitu untuk membangun brand awareness di kalangan milenial dan Gen Z. "Penggemar K-pop cenderung memiliki loyalitas tinggi terhadap merek yang didukung oleh idola mereka. Ini bisa menjadi pembeda di tengah persaingan ketat," ujar seorang pengamat pemasaran yang enggan disebut namanya.
Mom's Touch sendiri belum mengungkapkan jadwal pasti pembukaan gerai di Singapura. Namun, dari informasi yang dihimpun, detail lebih lanjut akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang. Sementara itu, Le Sserafim dijadwalkan manggung di Singapura pada 28 November 2024 dalam tur Pureflow. Hingga saat ini, penyelenggara masih merahasiakan lokasi dan harga tiket, yang rencananya akan diumumkan akhir bulan ini.
Dengan momentum kembalinya Mom's Touch dan konser Le Sserafim yang berdekatan, Singapura akan menjadi pusat perhatian penggemar K-pop dan pecinta kuliner Korea. Pertanyaannya, akankah strategi ini cukup untuk menggeser dominasi pemain lama di pasar fast food Singapura? Atau justru akan menjadi batu loncatan bagi Mom's Touch untuk melangkah lebih jauh ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia?



