Daryl Hall Jalani Transplantasi Ginjal, Optimistis Kembali Bermusik
Baca dalam 60 detik
- Penyanyi legendaris Hall & Oates, Daryl Hall (79), menjalani transplantasi ginjal dari donor hidup awal bulan ini dan kini dalam masa pemulihan.
- Operasi tersebut diumumkan Hall melalui media sosial, mengungkapkan rasa syukur atas kebaikan sang donor yang tidak disebutkan namanya.
- Hall memperkirakan akan pulih total dalam beberapa bulan dan berencana melanjutkan aktivitas bermusik, termasuk serial Live From Daryl's House.

Penyanyi dan keyboardis legendaris Daryl Hall, yang namanya melambung lewat duo Hall & Oates pada era 1980-an, baru saja menjalani transplantasi ginjal dari donor hidup. Kabar ini ia sampaikan langsung kepada para penggemarnya melalui unggahan di media sosial, Selasa malam waktu setempat.
Dalam pernyataannya, Hall mengaku bersyukur atas kesempatan kedua yang diberikan oleh seorang pendonor yang ia sebut sangat baik hati dan murah hati. Operasi tersebut telah dilakukan beberapa pekan lalu dan menurut Hall, hasilnya tampak sukses. โSaya sudah mulai merasa lebih baik,โ tulisnya, seraya menambahkan bahwa ia optimistis akan kembali pulih seperti sedia kala dalam beberapa bulan ke depan.
Pria kelahiran 1946 ini dikenal sebagai salah satu ikon musik pop-rock berkat sederet lagu hits seperti One on One, Private Eyes, I Can't Go for That, dan Sara Smile yang ia ciptakan bersama pasangan duetnya, John Oates. Meski duo Hall & Oates sempat mengalami perselisihan hukum beberapa waktu lalu, Hall tetap aktif di industri musik. Ia juga mengelola klub konser Daryl's House Club di Pawling, New York, serta memproduksi serial Live From Daryl's House yang direkam di kediamannya di Millerton.
Kabar pemulihan Hall mendapat sambutan hangat dari rekan-rekan selebritas. Mantan model Bebe Buell dan penyanyi Frank Stallone termasuk yang memberikan dukungan. โSembuhlah dengan cepat dan baik, dan berkatilah kami dengan musik baru yang hebat!โ tulis Buell. Stallone pun menambahkan komentar di Instagram, โKabar bagus! Cepat sembuh.โ
Bagi penggemar musik di Indonesia, kabar ini mungkin mengingatkan pada perjuangan para musisi tanah air yang juga menjalani transplantasi organ, seperti almarhum Glenn Fredly yang sempat menjalani cuci darah akibat gagal ginjal. Transplantasi ginjal dari donor hidup memang menjadi prosedur yang semakin umum, namun tetap memiliki risiko dan membutuhkan kesesuaian golongan darah serta jaringan yang ketat. Di Indonesia, kesadaran akan donor organ masih perlu ditingkatkan, mengingat antrean pasien yang panjang dan terbatasnya jumlah donor.
Ke depan, pertanyaan yang muncul adalah apakah Hall akan kembali ke panggung dalam waktu dekat? Mengingat usianya yang sudah lanjut, proses pemulihan pasca-transplantasi memerlukan perawatan intensif dan pengawasan medis ketat. Namun, optimisme Hall memberikan harapan bahwa para penggemar masih bisa menikmati karya-karyanya di masa mendatang.



