Allegri Segel Kontrak Dua Tahun dengan Napoli Setelah Putus Kontrak dengan Milan
Baca dalam 60 detik
- Massimiliano Allegri akan resmi memutus kontrak dengan AC Milan dalam hitungan jam, membuka jalan menuju kursi pelatih Napoli.
- Kesepakatan dengan Napoli sudah tercapai sejak beberapa pekan lalu; Allegri dijadwalkan meneken kontrak dua tahun setelah bebas dari Milan.
- Pemutusan kontrak ini menjadi langkah krusial setelah Allegri dipecat Milan karena gagal membawa tim ke Liga Champions musim lalu.

Massimiliano Allegri dipastikan segera mengakhiri masa baktinya di AC Milan dan beralih ke Napoli. Pelatih asal Italia itu dijadwalkan menuntaskan negosiasi pemutusan kontrak dengan Rossoneri pada hari ini, sebelum resmi diumumkan sebagai nahkoda anyar I Partenopei.
Menurut laporan Sky Sport Italia, Allegri dan manajemen baru Milan akan mencapai kesepakatan soal paket kompensasi dalam waktu dekat. Langkah ini menjadi prasyarat agar Allegri bisa bebas dari ikatan kontrak dan menandatangani perjanjian dengan klub lain. Milan sendiri baru saja merombak jajaran direksi, sehingga proses negosiasi berlangsung lebih cepat dari perkiraan.
Allegri dipecat Milan pada akhir musim 2025-26 setelah gagal membawa tim finis di empat besar Serie A. Kegagalan lolos ke Liga Champions menjadi pukulan telak bagi klub yang tengah berusaha bangkit. Meski demikian, Allegri masih terikat kontrak hingga 2027, sehingga Milan harus membayar sisa gaji atau mencapai kesepakatan damai agar sang pelatih bisa pindah.
Jurnalis transfer Matteo Moretto mengonfirmasi bahwa kedua pihak akan meresmikan pemutusan kontrak "dalam beberapa jam ke depan". Begitu proses itu rampung, Allegri langsung meneken kontrak dua tahun dengan Napoli. Klub asal Campania itu sudah lama mengincar Allegri sebagai pengganti pelatih sebelumnya yang dianggap kurang memenuhi ekspektasi.
Kepindahan Allegri ke Napoli menjadi salah satu pergerakan pelatih paling menarik di Serie A musim panas ini. Napoli yang musim lalu finis di papan tengah berharap pengalaman Allegri membawa Juventus meraih gelar bisa mengembalikan kejayaan klub. Allegri dikenal sebagai pelatih pragmatis dengan rekam jejak gemilang, termasuk lima scudetto bersama Juventus.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan ini menarik untuk diikuti. Serie A memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, dan keputusan Allegri bergabung dengan Napoli bisa memengaruhi strategi transfer klub tersebut. Apalagi Napoli kerap menjadi destinasi pemain asing, termasuk dari Asia. Dengan Allegri di kursi pelatih, pola permainan Napoli diprediksi akan lebih disiplin dan taktis.
Pertanyaan besarnya: mampukah Allegri membawa Napoli kembali ke papan atas Serie A dan bersaing di Liga Champions? Atau justru reputasinya akan kembali tercoreng seperti saat menangani Milan? Hanya waktu yang bisa menjawab.



