AC Milan Lakukan Perombakan Skuad: Jashari Dipertahankan, Fofana dan Bondo Dilego
Baca dalam 60 detik
- AC Milan memutuskan mempertahankan gelandang Ardon Jashari dan striker Francesco Camarda sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub.
- Sebaliknya, Youssouf Fofana dan Warren Bondo diminta mencari klub baru setelah performa mengecewakan dan ketidakcocokan dengan visi pelatih Ruben Amorim.
- Keputusan ini merupakan dampak dari gagalnya Milan lolos ke Liga Champions, yang memicu perubahan besar di lini kepelatihan dan manajemen.

AC Milan tengah melakukan perombakan besar-besaran di skuadnya setelah gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Dalam serangkaian pertemuan yang digelar hari ini, manajemen klub dilaporkan telah memberikan sinyal tegas: Ardon Jashari dan Francesco Camarda akan dipertahankan, sementara Youssouf Fofana dan Warren Bondo harus angkat kaki.
Keputusan ini tidak lepas dari kegagalan Milan menembus empat besar Serie A musim lalu, yang berujung pada pemecatan pelatih Max Allegri dan hampir seluruh jajaran direksi. Kini, Ruben Amorim yang ditunjuk sebagai pelatih baru tengah membentuk tim sesuai visinya. Evaluasi pemain menjadi langkah awal yang krusial.
Menurut laporan Sky Sport Italia, Jashari yang sempat diincar Atalanta dan pelatih barunya Maurizio Sarri, mendapat jaminan bahwa ia masih menjadi bagian dari proyek Milan. Gelandang asal Swiss itu disebut telah bertemu dengan agennya dan mendapatkan kepastian tersebut. Namun, nasib berbeda menimpa Fofana. Gelandang asal Prancis yang dibeli Milan dari AS Monaco seharga โฌ26 juta pada musim panas 2024 itu diminta mencari klub baru, meskipun kontraknya masih berlaku hingga Juni 2028.
Fofana sebenarnya tampil cukup sering musim lalu dengan 33 penampilan di Serie A, mencetak dua gol dan tiga assist. Namun, tanda-tanda ketegangan sudah mulai terlihat sejak akhir musim. Performanya dinilai belum sepadan dengan investasi besar yang dikeluarkan klub. Sementara itu, Bondo yang menghabiskan musim lalu dipinjamkan ke Cremonese juga gagal menunjukkan dampak signifikan, sehingga ia pun disarankan untuk mencari transfer permanen.
Di sisi lain, Amorim sangat ingin mengamankan masa depan striker muda Camarda dan pemain muda Christian Comotto. Keduanya disebut akan segera mendapatkan kontrak baru, mengingat kontrak mereka saat ini akan habis pada Juni 2028. Langkah ini menunjukkan bahwa Milan tidak hanya fokus pada pemain senior, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang dengan talenta muda.
Keputusan Milan ini tentu menarik perhatian klub-klub lain, terutama di Italia. Atalanta yang sempat mengincar Jashari harus gigit jari, sementara Fofana dan Bondo kemungkinan akan menjadi incaran tim-tim yang membutuhkan tambahan tenaga di lini tengah. Bagi pengamat sepak bola Indonesia, perombakan ini bisa menjadi pelajaran tentang pentingnya konsistensi performa dan adaptasi terhadap visi pelatih, terutama di klub sebesar Milan yang memiliki ekspektasi tinggi.
Ke depan, publik akan menanti apakah keputusan ini mampu membawa Milan kembali ke jalur juara, atau justru menjadi bumerang jika pemain yang dilego bersinar di klub lain. Satu hal yang pasti, era baru di San Siro telah dimulai.



