Warisan Prunella Scales Tembus Rp60 Miliar: Wasiat untuk Anak, Cucu, dan Amal
Baca dalam 60 detik
- Aktris legendaris Fawlty Towers, Prunella Scales, meninggalkan kekayaan bersih lebih dari Rp60 miliar yang diatur dalam wasiat sejak 2020.
- Sebagian besar asetnya dialokasikan untuk kepentingan amal di bidang seni dan lingkungan, sementara anak-anaknya menerima bagian yang disesuaikan dengan pemberian sebelumnya.
- Wasiat tersebut juga memuat permintaan agar penjualan rumahnya ditunda hingga setahun demi memberi waktu bagi cucunya untuk pindah.

Prunella Scales, aktris yang namanya melekat lewat peran Sybil Fawlty dalam sitkom legendaris BBC Fawlty Towers, meninggalkan kekayaan bersih mencapai £3,1 juta atau setara lebih dari Rp60 miliar. Angka itu terungkap dari dokumen probate yang dirilis pekan ini, sekitar sembilan bulan setelah sang aktris tutup usia pada Oktober tahun lalu di umur 93 tahun.
Skala aset yang diwariskan memang tidak sebesar pesohor Hollywood, tetapi komposisinya menarik: sebagian besar harta disalurkan ke lembaga amal, sementara anak dan cucu mendapat bagian yang diatur dengan detail. Dokumen yang diajukan ke pengadilan menunjukkan total aset di Inggris mencapai £3,37 juta, namun setelah dikurangi kewajiban, nilai bersih yang diwariskan menjadi £3,16 juta.
Wasiat yang disusun pada Oktober 2020 itu mengalokasikan sumbangan untuk sejumlah organisasi, antara lain £10.000 untuk Snipe Charitable Trust yang fokus pada pendidikan seni bagi kaum muda, £5.000 untuk Combined Theatrical Charities Appeal, serta masing-masing £1.000 untuk Royal Horticultural Society dan Campaign to Protect Rural England. Dua anak baptisnya juga menerima £2.000, sementara sisa harta ditempatkan dalam perwalian.
Yang menarik, ada tambahan wasiat pada 2024 yang meminta agar bagian anak-anaknya dikurangi jika mereka sudah menerima hibah selama hidup orang tua. Khususnya, putra sulungnya, Samuel, sempat diberi £300.000 untuk renovasi rumah, sehingga jumlah warisannya berpotensi disesuaikan. Sementara itu, pembagian utama menetapkan dua putra kandung, Samuel dan Joseph, masing-masing mendapat 40%, dan anak tiri, Juliet, memperoleh 20%.
Detail lain yang menyentuh adalah permintaan agar penjualan rumah kediaman Prunella ditunda hingga satu tahun, memberi waktu bagi cucunya, Clement, yang tinggal di sana untuk pindah. Ini menunjukkan keinginan sang aktris menjaga kenyamanan keluarga di masa transisi.
Prunella Scales menikah dengan aktor Timothy West selama 61 tahun hingga West meninggal pada November 2024. Dalam pernyataan bersama setelah kepergiannya, kedua putranya mengenang bahwa ibunya masih menonton Fawlty Towers sehari sebelum wafat. Mereka juga menyebut bahwa demensia vaskular yang didiagnosis sejak 2013 memaksanya pensiun dari dunia akting setelah berkarier hampir 70 tahun.
Menariknya, meski dikenal lewat sitkom, Prunella pernah mengaku di majalah Radio Times pada 1995 bahwa sitkom TV adalah bentuk pekerjaan yang paling tidak ia sukai. "Saya tidak keberatan komedi situasi di teater, karena bisa belajar dari penonton. Tetapi di TV, jadwalnya mengerikan," ujarnya kala itu. Pernyataan ini menunjukkan sisi kontradiktif dari seorang aktris yang justru paling dikenang lewat genre yang tidak ia minati.
Bagi penggemar di Indonesia, kisah Prunella Scales mengingatkan bahwa warisan seorang seniman tidak melulu soal nilai materi, melainkan juga bagaimana ia mengatur dampak sosial setelah kepergiannya. Di tengah maraknya pemberitaan soal sengketa warisan artis di tanah air, langkah Prunella yang menyisihkan sebagian besar hartanya untuk amal bisa menjadi refleksi tentang perencanaan warisan yang matang dan berpihak pada keberlanjutan.
Ke depan, pertanyaan yang muncul adalah bagaimana para ahli waris akan menjalankan amanat wasiat tersebut, terutama terkait penyesuaian bagian Samuel dan nasib rumah yang sempat dihuni cucunya. Keputusan pengadilan dan eksekutor akan menjadi sorotan, mengingat keluarga besar ini masih memiliki tujuh cucu dan empat cicit yang mungkin terdampak.



