Polsek Biau Buol Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
Baca dalam 60 detik
- Api melalap kantor Polsek Biau, asrama, dan rumah dinas Kapolsek di Buol, Sulawesi Tengah, pada Senin dini hari.
- Korsleting listrik di ruang jaga Satlantas menjadi pemicu awal, diperparah struktur bangunan semi permanen.
- Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi meliputi kendaraan patroli, simulator SIM, dan perlengkapan lainnya.

Kebakaran hebat melanda kompleks Polsek Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Senin (29/6) dini hari. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik menghanguskan kantor Satlantas Polres Buol, asrama personel, dan atap rumah dinas Kapolsek Biau. Peristiwa ini menjadi alarm bagi keselamatan instalasi listrik di lingkungan kepolisian.
Kapolres Buol AKBP Irwan mengonfirmasi bahwa penyelidikan tengah berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. "Kami memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional," ujarnya dalam keterangan resmi. Dugaan awal mengarah pada hubungan pendek arus listrik di ruang penjagaan kantor lama Satlantas. Petugas jaga sempat melihat percikan api disertai letusan sebelum api membesar.
Api cepat merambat karena sebagian bangunan bersifat semi permanen. Kobaran menjalar ke kantor Polsek Biau, asrama, dan rumah dinas Kapolsek. Beruntung, anggota sigap mengamankan senjata api dan mengevakuasi penghuni asrama tanpa korban jiwa. Tiga unit mobil pemadam dari Dinas Damkar, satu unit BPBD, dan satu water cannon Samapta dikerahkan untuk menjinakkan api.
Kerugian materi cukup signifikan. Selain kendaraan operasional, simulator SIM dan perlengkapan administrasi ikut hangus. Namun, Kapolres memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal. "Pelayanan kepolisian akan dialihkan ke lokasi yang telah disiapkan sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan secara optimal," tegasnya.
Peristiwa ini menjadi evaluasi serius bagi Polres Buol. AKBP Irwan menekankan pentingnya pemeriksaan menyeluruh instalasi listrik di seluruh lingkungan Polres, Polsek, dan asrama Polri. "Peristiwa ini menjadi evaluasi bagi kami agar seluruh instalasi listrik diperiksa secara menyeluruh guna mencegah kejadian serupa," ungkapnya. Langkah preventif semacam ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kebakaran serupa di masa depan.
Kejadian di Buol menyoroti kerentanan infrastruktur kepolisian di daerah, terutama yang menggunakan bangunan semi permanen dengan instalasi listrik yang mungkin sudah tua. Pertanyaannya, apakah inspeksi berkala sudah dilakukan secara ketat? Ataukah ini pertanda perlunya modernisasi sarana dan prasarana Polri di wilayah terpencil? Tanpa perbaikan sistemik, insiden serupa bisa terulang.



