Selingan di Tengah Penyekapan: Tersangka TH Kencan di Hotel Saat Korban Terluka di Kos
Baca dalam 60 detik
- Tersangka Taufik Hidayat (TH) mengakui rekaman CCTV yang menunjukkan dirinya bersama wanita lain di hotel saat korban YTR masih disekap.
- Polisi menyebut aksi tersebut merupakan 'selingan' di tengah dugaan penyekapan dan penganiayaan berat yang berlangsung tiga tahun.
- Penyidik masih mendalami dugaan TH membawa ponsel teman kencan dan masalah pembayaran hotel yang belum lunas.

Polisi mengungkap fakta baru yang mencegangkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap YTR: tersangka Taufik Hidayat (TH) justru berkencan dengan seorang wanita di hotel saat korban masih terkurung di sebuah indekos di Kabupaten Bandung. Rekaman kamera pengawas yang viral di media sosial menjadi bukti awal pengakuan tersebut.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan mengonfirmasi bahwa TH telah mengakui dirinya dalam rekaman CCTV yang memperlihatkannya memasuki sebuah penginapan bersama seorang perempuan. "Yang bersangkutan mengakui, tetapi tanggal dan waktunya dia lupa. Namun yang ada di CCTV itu benar adalah TH sendiri," ujar Hendra di Bandung, Kamis (2/7).
Peristiwa itu terjadi ketika YTR masih dalam penguasaan tersangka dan diduga masih mengalami penyekapan serta penganiayaan. Hendra menegaskan, "Kalau untuk waktunya, korban ini masih dalam penguasaan dia. Tentu saja ini menjadi 'selingan' yang dilakukan selama dia melakukan penyekapan dan penganiayaan berat kepada korban."
Selain mengakui kencan tersebut, penyidik masih mendalami informasi lain yang beredar, termasuk dugaan TH membawa telepon seluler milik teman kencannya dan persoalan pembayaran hotel yang diduga belum dibayar. "Untuk yang terkait ini masih kami dalami karena belum kita tanyakan kepada yang bersangkutan," kata Hendra.
Kasus ini menyita perhatian publik karena kekejaman yang dialami YTR. Dalam penganiayaan yang berlangsung bertahun-tahun, korban menderita luka berat yang berdampak permanen pada kondisi fisiknya. Fakta bahwa tersangka masih sempat bersenang-senang di tengah penderitaan korban menimbulkan kemarahan dan pertanyaan tentang pengawasan terhadap tindakan TH selama ini.
Pertanyaan besar kini mengemuka: apakah ada pihak lain yang mengetahui atau bahkan membantu TH selama periode penyekapan? Polisi terus mendalami jaringan dan motif di balik kasus ini, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan orang lain dalam peristiwa yang masih dalam penyelidikan.



