Kebakaran TPA Jatiwaringin Hari Ketiga: Pengangkutan Sampah Tetap Normal, Pemadaman Libatkan Water Bombing
Baca dalam 60 detik
- Kebakaran di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, masih berlangsung pada hari ketiga, namun layanan pengangkutan sampah tidak terganggu.
- Pemkab Tangerang mengalihkan armada sampah ke titik pembuangan alternatif untuk mencegah antrean dan penumpukan di lokasi kebakaran.
- Helikopter water bombing BNPB dikerahkan untuk memadamkan api dari udara, sementara petugas kesehatan disiagakan bagi warga terdampak asap.

Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum sepenuhnya teratasi hingga Kamis (2/7) sore. Meski api masih menyala di hari ketiga, Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan pelayanan pengangkutan sampah dari seluruh wilayah tetap berjalan normal untuk mencegah penumpukan yang bisa mengganggu masyarakat.
Untuk menjaga kelancaran, Pemkab Tangerang menerapkan skema pengaturan armada pengangkut sampah. Kendaraan diarahkan ke titik pembuangan yang masih tersedia, sehingga tidak terjadi antrean panjang di area TPA yang saat ini menjadi lokasi penanganan kebakaran. Langkah ini diambil agar sampah dari berbagai daerah di Kabupaten Tangerang tetap bisa terangkut tanpa hambatan.
Proses pemadaman sendiri terus diintensifkan melalui jalur darat dan udara. Helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikerahkan untuk menyiram titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat. Selain itu, Pemkab Tangerang juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk menambah armada mobil pemadam kebakaran guna mempercepat pengendalian api.
Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, mengonfirmasi bahwa pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan dengan memanfaatkan lokasi kosong yang tersedia. "Masih jalan, ada lokasi yang kosong sementara kita masukkan ke sana supaya tidak ada antrean panjang dan sampah-sampah di Kabupaten Tangerang bisa dibawa ke sini," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa helikopter water bombing telah tiba dan proses penyiraman dari udara masih berlangsung. "Kami juga sudah meminta Pemerintah Kota Tangerang membantu armada mobil damkar," kata Maesyal.
Di sisi lain, pemerintah tidak hanya fokus pada pemadaman. Petugas kesehatan telah disiagakan untuk mengantisipasi dampak paparan asap terhadap warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran. Langkah ini menunjukkan kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko kesehatan yang mungkin timbul akibat kebakaran yang berkepanjangan.
Kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi perhatian karena dapat mengganggu sistem pengelolaan sampah di wilayah penyangga Jakarta. Dengan skema pengalihan armada dan dukungan pemadaman dari udara, diharapkan api dapat segera dipadamkan dan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan. Pertanyaan selanjutnya adalah seberapa cepat pemadaman tuntas dan apakah ada dampak jangka panjang terhadap kapasitas TPA serta kesehatan warga sekitar.



